
BATULICIN – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr Hanif Faisol Nurrofiq bersama Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melakukan penanaman pohon penghijauan di kawasan Central Park Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Selasa (31/12) sore.
Pembangunan Central Park Batulicin itu mencakup lahan seluas 560 hektare di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Desa Sari Gadung tersebut.
Di area itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj Fatimatuzzahra menerangkan, sejumlah kawasan yang akan ditanam ribuan bibit pohon. Berbagai jenis tanaman lokal maupun dianggap sudah langka akan dikembangkan untuk taman wisata kota.
Tampak hadir Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel, Brigjen Pol Nurullah, Kajati Kalsel, Rina Virawati, Sekdaprov Roy Rizali Anwar, Kepala Bapenda, Subhan Noor Yaumil, Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto, Kadisbunak Kalsel, Suparmi, Kadishub, M Fitri Hernadi serta dr Yuddy, Kepala RSJ Sambang Lihum.
Rencana tindak lanjut dan target 2025-2027 yaitu perancangan desain detail Central Park Batulicin dan pemeliharaan pengayaan jenis pembangunan sarana dan prasarana.
Selain itu, pemeliharaan jenis Pioneer yaitu pengayaan jenis endemik Kalimantan, pengayaan jenis komersial dan pengayaan jenis Nusantara.
Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan bahwa hutan kota yang dibangun di kawasan Industri Batulicin itu merupakan langkah pemerintah menyiapkan pusat kota di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi etalase hutan di tengah kota.
“Kota Batulicin ini memiliki potensi perkembangan yang cukup pesat sehingga harus disiapkan sejak dari sekarang. Kita juga ingin memberikan gambaran kepada masyarakat terkait pentingnya hutan,” ungkap Hanif Faisol Nurofiq.
Diketahui bahwa Hutan Kota di Kawasan Industri Batulicin atau KIB (dulu Kapet Batulicin) merupakan langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi Batulicin sebagai kota yang akan terus berkembang. adp/ani

