Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pupuk Bersubsidi Siap Disalurkan

by Mata Banua
26 Desember 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja PT Pupuk In­do­nesia (Persero) yang telah menyiapkan stok pu­puk bersubsidi pada 2025. Dia mengatakan de­ngan kesiapan stok ini, maka proses pen­ya­lur­an pupuk bersubsidi tahun 2025 bisa di­la­ku­kan sesuai dengan target pemerintah.

“Pupuk alhamdulillah sudah semua ditandatangani dan sudah siap 1 Januari, petani sudah bisa me­nggunakannya, berbeda de­ng­an sebelumnya. Saya ucapkan te­rima kasih kepada PT Pupuk In­do­nesia,” kata Amran dalam ke­te­rangan pers mengenai Kesiapan Pro­duksi Pangan Jelang Nataru dan Masa Tanam 2025 dikutip dari kanal YouTube TV Tani.

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

Amran juga mengapresiasi ja­jaran jajaran Kementerian Per­tanian, serta gubernur dan bupati ya­ng telah menandatangani surat ke­putusan penyaluran pupuk ber­subsidi. Dengan demikin, pen­ya­luran pupuk bersubsidi bisa di­la­kukan pada 1 Januari 2025. “Saya ucapkan terima kasih, ka­re­na sampai kemarin semua su­dah selesai ditandatangani dan si­ap digunakan oleh petani,” kata Amran.

Untuk tahun 2025, pe­me­rin­tah telah menetapkan alokasi pu­puk bersubsidi sebanyak 9,5 juta ton. Alokasi pupuk bersubsidi ter­sebut terbagi menjadi 4 jenis, yakni Urea sebanyak 4,6 juta, NPK sebanyak 4,2 juta ton dan NPK untuk Kakao sebesar 147 ribu ton dan organik sebesar 500 ribu ton.

Amran menuturkan distribusi pu­puk bersubsidi tahun 2025 akan menggunakan skema baru, ya­k­ni langsung kepada petani. Skema penyaluran yang lebih se­der­hana ini akan diatur dalam Pe­ra­turan Presiden (Perpres) te­n­tang penyederhanaan penyaluran pu­puk bersubsidi yang di­ta­r­get­kan terbit pada Desember ini. Dia me­wanti-wanti tak boleh ada pihak yang mempersulit petani un­tuk memperoleh pupuk ber­sub­sidi tersebut.

“Intinya petani tidak boleh di­persulit, gunakan KTP. Se­ka­ra­ng sudah siap di kios-kios,” ka­ta dia. Amran menuturkan Ke­men­terian Pertanian mendapatkan arah­an dari Presiden Prabowo Subianto untuk fokus me­wuj­ud­kan swasembada pangan.

Ketersediaan pupuk, kata dia, menjadi salah satu faktor kru­sial dalam melaksanakan arahan Pre­siden tersebut. Dalam ke­sem­patan terpisah, Direktur Utama Pu­puk Indonesia, Rahmad Pri­badi menyatakan perusahaan siap me­ngimplementasikan Perpres ten­tang penyaluran pupuk ber­sub­sidi yang akan segera terbit.

Dia menganggap aturan baru ini membuat distribusi pupuk ber­sub­sidi menjadi lebih sederhana, de­ngan tetap memperhatikan tata ke­lola yang baik. Rahmad me­ng­­atakan PT Pupuk Indonesia si­ap menyalurkan pupuk ber­su­b­si­di dengan tepat jumlah dan tepat waktu pada musim tanam per­da­na tahun 2025.

“Pupuk Indonesia sudah si­ap­kan stoknya. Insya Allah mulai 1 Januari 2025 pupuk bersubsidi pa­ra petani sudah tersedia, dan bi­sa disalurkan,” ujar Rahmad. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper