Mata Banua Online
Rabu, April 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Diskon Pajak Pembelian Rumah Berlanjut

by Mata Banua
17 Desember 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Kementerian Ko­or­dinator Bidang Perekonomian res­mi me­ng­umumkan kelanjutan Pa­jak Prtambahan Nilai Di­ta­ng­gung Pemerintah (PPN DTP) un­tuk pembelian properti pada tah­un depan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, in­sentif pajak tersebut masuk dalam paket stimulus kebijakan ekonomi yang diberikan pe­me­rin­tah seiring kenaikan tarif PPN me­n­jadi 12% pada 2025.

Berita Lainnya

Harga Daging Terancam Kian Mahal Imbas Harga Impor Sapi

Harga Daging Terancam Kian Mahal Imbas Harga Impor Sapi

21 April 2026
Penjual LPG Nonsubsidi Was-was Pembeli Sepi

Penjual LPG Nonsubsidi Was-was Pembeli Sepi

21 April 2026

“Bagi kelas menengah, itu pe­me­rintah me­lanjutkan kembali PPN ditanggung pe­me­rintah un­tuk properti sampai dengan Rp5 milir,” kata Airlangga dalam konferensi pers.

Adapun, insentif tersebut akan di­be­rikan dengan dasar pen­g­enaan PPN DTP se­besar Rp2 miliar, sementara pajak Rp3 mi­­liar dibayarkan.

Dalam penjelasannya, pem­be­lian ru­mah dengan harga jual sam­pai dengan Rp5 miliar atas Rp2 miliar pertama, dengan ske­ma diskon sebesar 100% untuk bu­lan Januari-Juni 2025.

Sementara itu, diskon se­be­sar 50% untuk bula Juli-De­sem­ber 2025. Insentif ini diberikan de­ngan tujuan mendorong mu­l­ti­plier effect dan penciptaan ke­sem­patan kerja yang besar.

Diberitakan sebelumnya, ek­re­taris Kemenko Perekonomian Su­siwijono Moegiarso mengaku bah­wa perumahan atau properti men­jadi sektor andalan untuk men­dorong produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Kemenko Perekonomian ju­ga telah mengusulkan untuk mem­perpanjang PPN DTP pada ta­hun depan untuk men­do­rong PDB dari sektor pro­per­ti. “Makanya kan yang ta­hun ini ke­ma­rin disetujui per­pan­jangan PPN DTP untuk ya­ng properti.

Kemudian FPP juga di­tambah. Untuk tahun depan Pak Menko juga sudah mengusulkan perpanjangan,” Susi.

Susi menambahkan bahwa sek­tor pe­ru­mahan akan menjadi pe­r­hatian pe­m­erin­tah, sejalan de­ngan kontribusinya yang be­sar, te­rutama di sektor properti dan kon­struk­si. bisn/b06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper