Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Driver Ojol Protes Wacana Pembatasan BBM Subsidi

by Mata Banua
28 November 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\November 2024\29 November 2024\7\Halman ekonomi (29 November)\hal 7 - 2 klm (bawah).jpg
FOTO BERSAMA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi berfoto bersama disela acara Green Seminar 2024.(foto: mb/ist)

JAKARTA – Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia menolak wacana pemerintah yang bakal melarang ojek online (ojol) mengonsumsi BBM bersubsidi. Hal ini pun disebut dapat memicu gelombang aksi dari para mitra pengemudi atau driver.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek DaringGarda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, tak bisa menerima pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang mengatakan ojol tak akan masuk kriteria penerima subsidi BBM lantaran tak berpelat kuning.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

4 Maret 2026
Perdana, Ekspor Beras Super Premium ke Saudi untuk Jemaah Haji

Perdana, Ekspor Beras Super Premium ke Saudi untuk Jemaah Haji

4 Maret 2026

“Jika sampai ojol tidak dapat menerima atau mengisi BBM bersubsidi nanti maka pastinya akan terjadi gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran di seluruh Indonesia untuk memprotes keputusan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini,” kata Igun Kamis.

Igun menilai hal ini bak ironi. Sebab, pihaknya berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini dapat menyejahterakan ojol.

Namun, kata Igun, nyatanya pernyataan Bahlil ini membuat ojol meradang dan siap menurunkan massa dalam jumlah besar. Igun menjelaskan penghasilan tidak seberapa, bahkan sudah menjadi sapi perah dari perusahaan aplikasi, tapi akan diperas lagi oleh pemerintah.

“Di mana hati nurani Menteri ESDM Bahlil kepada rakyat kecil yang berprofesi sebagai ojol,” kata Igun.

Igun mengingatkan Bahlil harus melihat kondisi di lapangan. Menurutnya, jangankan untuk membeli BBM nonsubsidi, terkadang untuk mengisi bensin subsidi saja ojol ini harus menukar dengan rasa lapar di jalanan agar sepeda motornya tetap bisa beroperasi.

Dia pun mendesak Bahlil agar membatalkan rencana mencabut subsidi BBM bagi pengemudi ojol atau akan berhadapan dengan gelombang aksi massa ojol di seluruh Indonesia. “Mohon Presiden Prabowo juga dapat perhatikan hal yang disampaikan Bahlil ini,” kata Igun.

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menentang rencana larangan penggunaan BBM bersubsidi bagi ojol.Pasalnya, hal ini akan berdampak luas pada kenaikan harga barang-barang di pasar dan akan memberatkan warga secara umum.

Ketua SPAI Lily Pujiati mengatakan, bila ini terjadi maka dengan sendirinya masyarakat yang menggunakan jasa ojol akan semakin berkurang karena melakukan penghematan akibat kenaikan harga-harga tadi.

“Walaupun nanti kami akan mendapatkan BLT [bantuan langsung tunai], itu sudah terlambat karena dampak harga-harga barang pokok yang sudah naik tadi akibat pencabutan subsidi BBM. Karena pelarangan konsumsi BBM bersubsidi itu sama saja dengan masyarakat termasuk kami harus membayar BBM yang lebih mahal,” jelas Lily. Lily lantas menyinggung bahwa di Indonesia terdapat perusahaan aplikator seperti Gojek, Grab, Maxim, Shopee Food, Lalamove, InDrive, Borzo dan lainnya. Namun, semuanya tidak mengakui para driver sebagai pekerja tetap, melainkan hanya sebagai mitra. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper