
JAKARTA – Mayoritas harga pangan turun pada Senin. Komoditas pangan yang turun seperti beras, daging ayam, hingga cabai.
Melansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras turun dari Rp15.200 pada pekan lalu menjadi Rp14.850 per kg pada Senin ini. Lalu, harga rata-rata daging ayam juga turun dari Rp37.200 menjadi Rp36.350 per kg.
Selanjutnya, harga daging sapi juga turun dari Rp135.300 menjadi Rp131.350 per kg. Harga rata-rata telur ayam juga turun dari Rp29.250menjadi Rp28.650 per kg.
Berikutnya, harga rata-rata cabai rawit juga turun dari Rp42.250 menjadi Rp42.000 per kg. Senada, harga rata-rata cabai merah juga turun Rp32.750 menjadi 32.200 per kg. Rata-rata harga gula pasir juga turun dari Rp18.550 menjadi Rp18.250 per kg.
Di sisi lain, rata-rata harga bawang putih naik dari Rp43.700 menjadi Rp43.800 per kg. Harga minyak goreng juga aik dari Rp20.000 pada awak pekan lalu menjadi Rp20.450 per kg. Sementara itu, rata-rata harga bawang merah stagnan di posisi Rp41.200 per kg pada awal pekan ini.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut harga beras secara rata-rata nasional relatif stabil jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang bakal berlangsung pada 27 November 2024.
Menurutnya, kondisi ini patut disyukuri mengingat harga beras dan sembako cenderung meningkat, bahkan mengalami kelangkaan stok jelangPemilihan Umum (Pemilu) lantaran adanya aksi borong. “Kita syukuri [harga] beras relatif stabil. Di Pemilu yang lalu, beras terjadi kelangkaan 2 minggu sebelumnya karena adanya aksi borong,” kata Tito dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi, Senin.
Dua hari jelang Pilkada Serentak 2024, Tito mengatakan bahwa harga beras dan sembako relatif stabil. Merujuk pad laporan yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS), harga beras sampai dengan minggu ketiga November 2024 turun 0,18% dibanding Oktober 2024. Di pekan ketiga November 2024, BPS mencatat bahwa rata-rata harga beras di seluruh Indonesia mencapai Rp15.120 per kilogram. “Bisa terlihat penurunan harga beras terjadi di 29,72% wilayah di Indonesia,” ungkap Deputi Bidag Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam rapat tersebut.
Kendati mengalami penurunan, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenikan harga beras ini di minggu ketiga masih bertambah jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Namun, BPS tidak memaparkan lebih jauh berapa banyak jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras.
Selain beras, BPS turut menyoroti perkembangan harga komoditas lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng. Secara terperinci, BPS mengungkap bahwa harga bawangmerah hingga minggu ketiga November 2024 naik 18,23% dibanding Oktober 2024. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah terus bertambah di minggu ketiga November ini yakni terjadi di 88,33% wilayah di Indonesia. bisn/mb06

