Mata Banua Online
Jumat, April 24, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Suripno Perjuangkan Aspirasi Guru PAUD ke Dewan

by Mata Banua
17 November 2024
in DPRD Kalsel
0

 

Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kalsel H Suripno Sumas SH MH saat mengelar reses bersama para guru-guru PAUD Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara.(foto:mb/rds)

BANJARMASIN – Keresahan para guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Banjarmain Utara dan Barat menjadi perhatian khusus Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas SH MH.

Berita Lainnya

Supian HK Terima Aksi Gabungan Mahasiswa dan Warga

Supian HK Terima Aksi Gabungan Mahasiswa dan Warga

23 April 2026
Evaluasi Proyek Strategis, Pansus III Dorong Pembangunan Lebih Terukur

Evaluasi Proyek Strategis, Pansus III Dorong Pembangunan Lebih Terukur

22 April 2026

Ada dua keluhan yang disampaikan guru-guru PAUD tersebut pada saat kegiatan reses yang dilaksanakan H Suripno Sumas SH MH yakni isu akan dihapuskan Honor Daerah (Honda) Rp 1 juta dan beasiswa kuliah bagi guru PAUD secara gratis.

Suripno Sumas mengatakan dalam kegiatan reses ke 12 ini dengan menghadirkan guru-guru PAUD Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara.Ada yang bisa digali dari keluhan para Guru PAUD yaitu yang paling krusial adanya isu bahwa para pengajar PAUD ini akan dihapuskan Honor Daerah (Honda) Rp 1 juta.

“Itu menjadi sasaran kami dan akan membicarakan dengan dewan kota untuk dikemas mencari solusinya,karena hanya dengan Honda tadilah mereka mempunyai penghasilan lebih tinggi, kalau yang lainnya gaji atau honor hanya ratusan ribu saja,” ujar Suripno Sumas usai kegiatan reses di halaman salah satu rumah warga Jalan Meratus Kecamatan Banjarmasin Tengah,Sabtu (16/11) sore.

Selain itu permasalah lainnya yakni pada tahun 2014 itu ada program pemerintah untuk mendidik guru PAUD atau beasiswa kuliah bagi guru PAUD secara gratis.Sehingga menjadi guru-guru berpendidikan S1.

“Permasalahan itu kami akan titip juga kepada dewan kota dan kalau ada rapat di DPRD Kalsel akan saya munculkan hal itu,” jelas Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel ini.rds

Suripno Perjuangkan Aspirasi Guru PAUD ke Dewan

Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kalsel H Suripno Sumas SH MH saat mengelar reses bersama para guru-guru PAUD Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara.(foto:mb/rds)

BANJARMASIN – Keresahan para guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Banjarmain Utara dan Barat menjadi perhatian khusus Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas SH MH.

Ada dua keluhan yang disampaikan guru-guru PAUD tersebut pada saat kegiatan reses yang dilaksanakan H Suripno Sumas SH MH yakni isu akan dihapuskan Honor Daerah (Honda) Rp 1 juta dan beasiswa kuliah bagi guru PAUD secara gratis.

Suripno Sumas mengatakan dalam kegiatan reses ke 12 ini dengan menghadirkan guru-guru PAUD Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara.Ada yang bisa digali dari keluhan para Guru PAUD yaitu yang paling krusial adanya isu bahwa para pengajar PAUD ini akan dihapuskan Honor Daerah (Honda) Rp 1 juta.

“Itu menjadi sasaran kami dan akan membicarakan dengan dewan kota untuk dikemas mencari solusinya,karena hanya dengan Honda tadilah mereka mempunyai penghasilan lebih tinggi, kalau yang lainnya gaji atau honor hanya ratusan ribu saja,” ujar Suripno Sumas usai kegiatan reses di halaman salah satu rumah warga Jalan Meratus Kecamatan Banjarmasin Tengah,Sabtu (16/11) sore.

Selain itu permasalah lainnya yakni pada tahun 2014 itu ada program pemerintah untuk mendidik guru PAUD atau beasiswa kuliah bagi guru PAUD secara gratis.Sehingga menjadi guru-guru berpendidikan S1.

“Permasalahan itu kami akan titip juga kepada dewan kota dan kalau ada rapat di DPRD Kalsel akan saya munculkan hal itu,” jelas Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel ini.rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper