
BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan Aplikasi Sirekap pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota tahun 2024.
Simulasi di buka Anggota KPU Kalsel Nida Guslaili Rahmadina di hadiri Ketua DPRD Kalsel H Supian HK beserta tamu undangan lainnya.
Anggota KPU Kalsel Nida Guslaili mengungkapkan, tujuan simulasi ini KPU ingin memberikan pemahamanan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan jajaran adhoc, baik di level RT, TPS kemudian desa, kelurahan dan kecamatan.
“Kami targerkan partisipasi dalam pilkada kali ini di 77,5 persen. Dalam simulasi kita akan memberikan pemahaman bagaimana nanti KPPS melaksanakan di hari pemungutan kemudian mengukur efektivitas waktu, karena terjadi perbedaan saat pelaksanaan pileg dan pemilihan untuk kepala daerah,” ujarnya di halaman kantor KPU Kalsel di Jalan A Yani Km 3,5 Banjarmasin, Sabtu (9/11) pagi.
Ia mengatakan,simulasi ini real di ikuti salah satu TPS di Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur. “Sampel satu TPS adalah pemilih nyata, jumlah pemilih ada 419 orang,” katanya.
Nida juga menyebutkan kesiapan KPU pada Pilkada 2024, yakni sudah ada logistik yang di distribusikan dan ada juga yang masih dalam tahapan sortir lipat, tinggal packing masukan ke dalam kotak suara.
Sementara, Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono menyambut baik pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Aplikasi Sirekap. “Artinya KPU Kalsel sudah mempersiapkan sebelum pelaksanaan Pilkada 2024,” pungkasnya. rds

