Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bantuan Pangan Lanjut hingga Februari 2025

by Mata Banua
7 November 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\November 2024\8 November 2024\7\Halman ekonomi (08  November)\master 7.jpg
BANTUAN PANGAN – Pemerintah akan melanjutkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) hingga Januari dan Februari 2025. Namun jumlah penerima bantun pangan akan turun dari sebelumnya 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 16 juta KPM. Sejumlah warga ketika menerima pangan pangan beras 10 Kg beberapa waktu lalu.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Kepala Badan Pangan Na­sional Arief Prasetyo Adi mengatakan ban­tuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) ba­kal dilanjutkan hingga Januari dan Fe­b­ruari 2025.

Ia mengatakan rencana itu segera di­sam­paikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pa­ng­an Zulkifli Hasan ke Presiden Prabowo Subianto. “Nanti Pak Menko (Zulkifli Hasan) bakal menyampaikan sebelum Pak Pre­siden ke luar negeri. Tapi ini paralel ki­ta harus melaor ke Komisi IV (DPR). Ja­di apapun yang berkaitan dengan anggaran ha­rus kita sampaikan ke beliau-beliau (ang­gota DPR),” katanya di Kompleks MPR/DPR, Senayan.

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

Namun, Arief mengatakan jumlah pe­ne­rima bantun pangan akan turun dari se­be­lumnya 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 16 juta KPM. Penurunan ju­m­lah penerima lantaran sudah ada prog­ram pemerintah lainnya, termasuk Makan Ber­gizi Gratis.

“Karena kan sudah ada Makan Bergizi Gra­tis, dan asti harusnya ter-cover oleh be­be­rapa kegiatan lainnya,” imbuhnya.

Arief mengatakan anggaran bantuan pa­ng­an pada Januari-Februari tahun depan di­per­kirakan Rp5,1 triliun. Menurutnya, ban­tu­an pangan diberikan untuk menekan ting­kat inflasi.

“Urgensinya adalah pertumbuhan ekonomi harus lebih tinggi dari inflasi. Jadi pada saat beras menjadi kontributor inflasi kita harus melakuan intervensi,” kata Arief.

Bantuan pangan beras adalah program pe­merintah berupa penyaluran beras yang ber­sumber dari stok Cadangan Beras Pe­me­rintah (CBP) yang dikelola Bulog. Prog­ram ini merupakan salah satu pemanfaatan CBP sesuai amanat Peraturn Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Peng­e­lo­la­an Cadangan Pangan Pemerintah.

Bantuan pangan beras ini disalurkan se­jak awal 2023 dalam dua tahapan ke­mudian dilanjutkan lagi pada 2024. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper