Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Lahan Pertanian Paku Alam Terbakar

by Mata Banua
31 Oktober 2024
in Kotaku, Martapura
0
D:\2024\November 2024\1 November 2024\5\hal 5\Salah satu personel tim gabungan memadamkan api.jpg
SALAH satu personel tim gabungan memadamkan api dengan cara memukul api yang menjalar di semak belukar dengan menggunakan pelepah pisang.(foto:mb/ist)

 

MARTAPURA – Lahan pertanian milik Akhmad Yasin, warga Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar habis terbakar.

Berita Lainnya

Sekda Buka FKP Wujudkan Good Governance

Sekda Buka FKP Wujudkan Good Governance

9 April 2026
KONI Banjar Sosialisasi Pendaftaran Balon Ketum

KONI Banjar Sosialisasi Pendaftaran Balon Ketum

9 April 2026

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (30/10), menghanguskan tanaman pohon pisang, rambutan, dan jeruk di lahan seluas dua hektare itu.

Yasin terlihat pasrah ketika lahan pertanian yang menjadi penopang hidupnya sekeluarga terbakar. Beruntung ia sempat memanen tanaman padi.

“Alhamdulillah kalau padi sudah naik, tapi tanaman lainnya ikut terbakar, padahal sudah ada yang berbunga,” ucapnya.

Dirinya mengaku tidak mengetahui penyebab terbakarnya lahan tersebut, yang terjadi sejak pukul 09.00 Wita.

“Saya tidak berada di lokasi, anak yang kasih kabar bahwa sawah terbakar. Dari ujung sana mas, samping jalan tol,” ujarnya.

Api yang membakar vegetasi semak belukar, sisa batang padi, kebun pisang, rambutan dan jeruk tersebut, membuat Tim Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar kewalahan melakukan penanganan, lantaran api menyebar ke segala arah.

Tim gabungan yang bekerja dibagi menjadi dua, untuk memblokir api agar tidak semakin menjadi. Meski kesulitan mendapatkan sumber air, petugas berhasil memadamkan api dengan bolak-balik mengambil air ke sungai dengan menggunakan tandon, bahkan dengan kepyok.

“Kalau di sini kita sulit dapatkan air, cukup jauh ke sungai. Tapi kalau teman-teman di belakang bisa langsung ambil air ke sungai,” kata Ujang, personel BPBD Banjar.

Dua jam penanganan tim gabungan dibantu Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) setempat, mampu menyelamatkan sebagian kebun yang masih tersisa. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper