Mata Banua Online
Kamis, Maret 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Utang Petani dan Nelayan akan Dihapus

by Mata Banua
24 Oktober 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Oktober 2024\25 Oktober 2024\7\7\Halman ekonomi (25  Oktober   )\hal 7 - 2 klm (KIRI).JPG
PEMUTIHAN UTANG – Pemerintah akan menghapus utang 6 juta petani dan nelayan di perbankan. Dalam waktu dekat segera diterbitkan Perpres pemutihan utang tersebut.(foto:mb/ant)

 

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan menghapus utang 6 juta petani dan nelayan ke per­bankan. Ia pun akan segera me­ner­bitkan peraturan presiden (Per­pres) pemutihan utang tersebut pa­da pekan depan.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

Harga Emas Antam Anjlok Rp77 Ribu

4 Maret 2026
Perdana, Ekspor Beras Super Premium ke Saudi untuk Jemaah Haji

Perdana, Ekspor Beras Super Premium ke Saudi untuk Jemaah Haji

4 Maret 2026

Hal itu disampaikan adik Prabowo, Hashim Djo­jo­ha­di­ku­sumo. Utang-utang tersebut ka­tanya membuat nelayan tidak bisa men­dapatkan kredit dari per­bankan.

“Ini mungkin minggu depan Pak Prabowo akan teken suatu per­pres pemutihan. Sedang di­si­ap­kan Pak Supratman (Supratman Andi Agtas) menteri hukum, se­mua sesuai undang-undang,” uca­p­nya dalam Dialog di Menara Ka­din, Jakarta Selatan.

“Saya berharap minggu de­pan ya beliau (Prabowo) akan tan­da tangan perpres pemutihan. (Ada) 5 juta-6 juta manusia de­ng­an keluarganya akan dapat hi­dup baru, dan mereka dapat hak un­tuk pinjam lagi ke perbankan. Ti­dak akan ditutup SLIK-nya di Oto­ritas Jasa Keuangan (OJK),” sam­bungnya.

Hashim mengatakan utang pe­tani dan nelayan ke perbankan itu berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta. Itu merupakan utang di era krisis moneter 1998, krisis ekon­omi 2008, dan lain-lain.

“Ternyata semua utang ini suda dihapusbukukan sudah lama dan sudah diganti oleh asuransi per­bankan, tapi hak tagih dari bank belum dihapus. Sehingga 6 juta (petani dan nelayan) ini ti­dak bisa dapat kredit,” ungkap Hashim.

“Mereka (pinjam) ke mana? Ke rentenir dan pinjol. Saya baru ta­hu pinjol apa 6 bulan lalu. Saya me­mang konglomerat, gak perlu pinjol. Tapi ternyata kita ko­ng­lo­merat yang (punya) hati nurani. Kita (waktu) dengar kaget. Saya sam­paikan ke Prabowo, ini harus diu­bah. Ini tahun lalu (2023 di­ke­tahui) dan Prabowo setuju (di­ha­pus),” sambungnya.

Penghapusan utang ini juga su­dah berdasarkan konsultasi Pra­bowo dengan tim eko­no­mi­nya. Hashim menegaskan pe­mu­tih­an tidak akan merusak eko­sis­tem perbankan di Indonesia. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper