Mata Banua Online
Rabu, April 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sambut Musim Tanam, Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

by Mata Banua
30 September 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Oktober 2024\1 Oktober 2024\7\7\Halman ekonomi (01 Oktober )\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – PT Pupuk In­do­ne­sia (Persero) mengajak se­lu­ruh petani untuk me­ng­op­ti­mal­kan penyerapan pupuk ber­sub­sidi guna memenuhi kebutuhan per­tanian dalam menyambut mu­sim tanam.

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

Harga Emas Antam Amblas Rp50 Ribu

22 April 2026
Siap-siap Harga Minyakita Naik

Siap-siap Harga Minyakita Naik

22 April 2026

Hal ini menyusul pe­me­rin­tah melalui Kementerian Per­ta­ni­an telah banyak men­yed­er­ha­na­kan kebijakan pupuk ber­sub­sidi hingga meningkatkan alo­ka­si subsidi pada tahun ang­gar­an 2024.

Direktur Utama Pupuk In­do­nesia, Rahmad Pribadi me­ng­a­t­akan penyederhanaan ke­bi­jak­an pupuk bersubsidi ini di­la­ku­kan untuk memudahkan petani na­sional menebus pupuk ber­sub­sidi demi terwujudnya ke­ta­han­an pangan nasional.

“Sudah banyak sekali (pen­ye­d­erhanaan kebijakan pupuk ber­subsidi dari Pemerintah). Vo­lume (pupuk bersubsidi) di­tam­bah, penebusannya dipermudah, ke­mudan digitalisasi juga sudah ki­ta lakukan,” ujar Rahmad da­lam kegiatan “Rembuk Tani” di Ke­camatan Sembalun, Ka­bu­pa­ten Lombok Timur, Nusa Te­ng­gara Barat (NTB), Sabtu.

Di hadapan ratusan petani, le­bih detail Rahmad me­n­je­las­kan, tahun ini pemerintah me­nam­bah volume pupuk ber­sub­si­di dari alokasi awal tahun 4,7 ju­ta ton menjadi 9,55 juta ton. Rahmad berharap penambahan alo­kasi ini mampu me­ni­ng­kat­kan produktivitas pertanian.

“Diputuskan oleh pe­me­rin­tah yang paling benar itu (alokasi pu­puk bersubsidi) sesuai dengan lu­asan lahan. Kalau luas lahan itu butuhnya segitu, ya makanya 9,5 juta ton ini insya Allah akan te­rus dijaga di situ,” ucap Rahmad.

Dari penambahan volume alo­kasi subsidi pupuk tersebut, Rah­mad menyebutkan bahwa Pe­me­rintah memasukkan kem­bali pupuk organik sekitar 500 ribu ton dalam skema subsidi. Ke­bijakan untuk menciptakan per­tanian berkelanjutan di tanah air.

“Organik dimunculkan kembali. Kenapa organik pen­ti­ng? Karena kita sedang mau me­ng­genjot produktivitas. Kalau me­nggenjot produktivitas, or­ga­niknya hilang. Ya paling bisa di­kejar dua hingga tiga tahun, se­te­lah itu akan terjun bebas,” lanjut Rahmad.

Namun demikian, Rahmad me­ne­gaskan bahwa penambahan alo­kasi pupuk bersubsidi harus di­imbangi dengan peningkatan pe­ngawasan. Karena itu di bulan Februari, Pupuk Indonesia me­ng­ambil inisiatif ntuk digitalisasi kios-kios.

“Lebih dari 27 ribu kios kita ber­hasil digitalisasi dalam satu bu­lan. Petani terdaftar dalam me­la­kukan penebusan pupuk be­r­sub­sidi cukup dengan membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) sa­at datang ke kios,” sambung Rahmad.

Penyederhanaan yang di­la­ku­kan Pemerintah berikutnya adalah updating data e-RDKK se­tiap empat bulan sekali setiap ta­hun. Melalui kebijakan ini, pe­tani yang belum mendapatkan alo­kasi bisa menginput pada ta­hap­an evaluasi di tahun berjalan.

Hingga per tanggal 25 Sep­tem­ber 2024 realisasi penyaluran pu­puk bersubsidi nasional di ang­ka 51,8 persen, atau 4,94 ju­ta ton dari alokasi 2024 sebesar 9,55 juta ton. Oleh karena itu, ahmad mengajak seluruh petani na­sional termasuk petani yang berada di NTB. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper