
BANJARMASIN – Kantor Wilayah(Kanwil) Kementerian Agama(Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan( Kalsel) bersama PT Garuda Indonesia peduli menyerahkan asuransi serta santunan Ekstra Cover Jamaah Haji Wafat dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1445 H/2024 M.
Penyerahan santunan ekstra cover bagi jamaah haji yang meninggal berhak mendapat santunan ekstra cover, yaitu Nur Ainah Saleh Indar, Jamaah Haji Kloter BDJ 4 asal Kabupaten Banjar.
Proses penyerahan santunan diserahkan Haji Servise Departement Head Garuda Indonesia Wahyudi disaksikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel DR H Muhammad Tambrin kepada ahli waris jemaah haji yakni kepada suami almarhum KH. Samsul Bahri Ardi.
Ditemui,Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel DR H Muhammad Tambrin mengatakan sebelumnya Kementerian Agama RI sudah menyerahkan santunan sebesar Rp 56.000 juta.
Dalam Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, ditegaskan bahwa pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan bagi jamaah haji.
Kuota Jamaah Haji Provinsi Kalsel pada tahun 2024 berjumlah 4.072 orang, terdiri dari 13 kloter dengan jumlah jamaah haji yang diberangkat berjumlah 4.072 orang dan petugas 26 orang.
“Jamaah haji yang wafat, baik di tanah air maupun di arab saudi berjumlah 9 orang,” ujar Tambrin di Kanwil Kementerian Agama Kalsel di Banjarmasin,Jumat ( 27/9) siang.
Sesuai dengan Perjanjian Pengangkutan Udara Jamaah Haji Indonesia antara Kementerian Agama dan PT. Garuda Indonesia, bahwa perusahaan penerbangan memberikan ekstra cover bagi penumpang yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan penerbangan selama dalam tanggung jawab pihak penerbangan sebesar Rp. 125.000.000.
Dengan penyerahan santunan ekstra cover bagi ahli waris jamaah haji, menunjukkan perhatian pemerintahan bagi jamaah haji termasuk yang telah meninggal dunia, dan diharapkan dengan santunan tersebut dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi ahli waris.
” Dan bagi jamaah haji yang wafat kita do’akan semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman dan ketabahan hati,” jelasnya.
Haji Servise Departement Head Garuda Indonesia Wahyudi mengatakan proses penyerahan santunan itu memastikan dokunen ahli waris sudah lengkap,baru konfirmasi ke Kemenag.
” Sehingga hari ini diserahkan santunan sebesar Rp 125.000.000,” ujar Wahyudi.
Sementara,suami almarhum KH. Samsul Bahri Ardi mengucapkan terimakasih atas diserahkannya santunan baik dari Kemenag maupun PT Garuda Indonesia.
“Memang diakuinya untuk satunan asuransi terdahulu dari Kemenag RI sebesar Rp 56.000.000 juta itu cepat sekali,sedangkan dari PT Garuda Indonesia memang agak lambat sekitar 3 bulanan baru diserahkan,” katanya.
Kalau bisa dipercepat lah santunannya karena kasih pihak penerima ahli waris, namun untuk pelayanan haji dari Kemenag dan PT Garuda Indonesia sudah sangat baik. rds

