
BANJARBARU – Penampilan musikalisasi Karawitan dari anak Sekolah Desar Negeri (SDN) Komet 1 dan karawitan BTL, serta Karawitan Sleman Borneo (Slebor) meriahkan acara Tasyakuran Kejogja Kalsel ke 8 di Pendopo Budaya Banjarbaru, di kediaman anggota Kejogja Kalsel, Ahlan Anshori di Banjarbaru.
Selain acara itu, juga ada pemberian santunan panti dan penetapan pengurus Kejogja Kalsel 2024-2027.
Ketua Kejogja Kalsel Rina Eko Saryani berterima kasih atas semua tamu undangan yang berhadir dan berterimakasih kepada yang sudah menyukseskan acara ini.
“Semoga apa yang dihajatkan dan diprogram kerjakan oleh Kejogja Kalsel bisa berjalan sukses sesuai rencana, ” ujar Rina, Sabtu(14/9).
Program kerja Kejogja ke depan tetap akan melestarikan budaya Jogja di Banjarbaru.
Selain itu juga mempererat kepengurusan di internal dan karena Kalsel ini masuk dalam pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Kajogja juga akan mendukung hal itu.
Selanjutnya, ada program kelanjutan penguatan kerja sama dengan Pemko Banjarbaru, yakni selama delapan tahun berdirinya Kejogja Kalsel ini sangat disuport dan dibantu oleh Pemko Banjarbaru.
Dalam acara tersebut juga ada penyampaian arahan dan motivasi kepada anak anak dan pengurus serta keanggotaan Kejogja untuk bisa terus melestarikan budaya karawitan.
Penyampaian itu ditegaskan oleh Pengurus Kejogja Banjarmasin, Nur Wakhid.
Turut hadir, Ekhsan Wasesa yang juga Pembina Kejogja, Ahlan Ansori Koordinator karawitan Bhineka Tunggal Laras Kejogja Kalsel, PSSB Sleman, IKG Gunungkidul, IKP Kulonprogo serta tamu undangan lainnya.
Acara berlangsung hingga malam diakhiri dengan doa dan ramah tamah dan makan malam bersama. rds

