
BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyelenggarakan tiga kegiatan yang salah satunya bertaraf Internasional pada 10, 12 dan 13 Agustus 2024. Kehgiatan ini di awali dengan kegiatan Rapat Pimpinan Provinsi II Kamar Dagang dan Industri (Rapimprov II Kadin) Kalsel 2024 di Galaxy Hotel Banjarmasin, Sabtu (10/8).
Dalam sambutannya, Ketua Umum Kadin Provinsi Kalimantan Selatan Shinta Laksmi Dewi menjelaskan, kadin didirikan atas dasar Undang Undang No 1 tahun 1987 dengan perubahan terakhir berupa KEPRES No 18 Tahun 2022.
Sebagai lembaga yang didirikan oleh Undang Undang Republik Indonesia, maka kadin memiliki kedudukan penting dalam struktur pemerintahan, yang kemudian menjadi satu-satunya pilar dan wadah bagi pengusaha untuk berkontribusi secara pemikiran ide serta gagasan yang penting untuk menjadi pertimbangan kebijakan- kebijakan pemerintah.
“Rapimprov II yang kita laksanakan hari ini adalah salah satu bagian dari agenda konstitusional kadin yang harus dilaksanakan sesuai dengan amanat peraturan dan ketentuan kadin. Untuk itu lah kadin tidak bisa disetarakan dengan organisasi kepengusahaan lainnya. Oleh karenanya, kemudian menjadi penting bagi seluruh pengurus untuk memastikan kadin di jalankan sesuai fungsinya dan berkontribusi kepada masyarakat, usaha, pemerintah dan bangsa,” ujarnya.
Ia mengatakan, adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya Rapimprov II Kadin Kalsel adalah menetapkan sasaran dan program kerja tahunan, serta pembagian tugas setiap jajaran organisasi.
Kemudian, melaksanakan keputusan Muprov Kadin Kalsel khususnya menyangkut program-program kerja serta melakukan evaluasi, koordinasi, sinkronisasi dan upaya intensif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program antarjajaran.
“Juga memberikan evaluasi, masukan, saran yang konstruktif dan komplementif kepada pemerintah daerah di bidang perekonomian maupun kebijakan-kebijakan di sektor industri, perdagangan dan investasi,” ujarnya.
Shinta Laksmi Dewi menyebutkan, Rapimprov II KADIN Kalsel 2024 mengangkat tema; Mudah Berusaha untuk Kalsel Babussalam. “Kemudahan Perizinan untuk Peningkatan Daya Saing Pengusaha Daerah Kalsel Babussalam yang Maju dan Terdepan, dengan sub tema; Kemudahan Perizinan untuk Peningkatan Daya Saing Pengusaha Daerah Kalsel Babussalam yang Maju dan Terdepan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, tema tersebut merupakan perwujudan dukungan kadin sebagai mitra strategis pemerintah di bidang perekonomian, dalam mendukung dan menyinergikan program kerja kadin dengan program pemerintah, yang selanjutnya akan menjadi landasan bagi Rapimprov II Kadin Kalsel 2024 untuk menetapkan program kerja.
“Pada kegiatan Kadin Kalsel kali ini kami tidak hanya sebatas rapimprov saja. Pada 12 dan 13 Agustus nanti juga akan di selenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah Kalimantan (RAKORWIL) Tahun 2024, dan Kadin Wilayah Kalimantan juga akan menjadi tuan rumah Borneo Economic Forum yang merupakan program legacy dari ASEAN BAC ASEAN-Business Advisory Council di Hotel Rattan In Banjarmasin,” ungkapnya.
Dalam Borneo Economic Forum, Kadin Kalsel mengundang federasi/organisasi pengusaha dari negara-negara di kawasan ASEAN, khususnya yang berbatasan langsung dengan Kalimantan untuk memperkuat kolaborasi ekonomi regional, yakni Singapore (Singapore Business Federation), Malaysia (National Chamber of Commerce and Industry Malaysia, Kuala Lumpur Business Council), Cambodia (Cambodia Chamber of Commerce), Laos PDR (Lao National Chamber of Commerce and Industry), Myanmar (the Union of Myanmar Federation of Chambers of Commerce and Industry), Vietnam (Vietnam Chamber of Commerce and Industry), dan Thailand (Federation of Thai Industries, Thai Banking Associations). rds

