Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sholawatan dan Tausiyah Bentuk Kecintaan ke Rasulullah

by Mata Banua
23 Juni 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Sekdaprov Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar ketika menghadiri Sholawatan dan Tausiyah yang digelar di Bumi Shalawat Alam Roh 88 Desa Kiram, Kabupaten Banjar (foto:mb/adpim)

MARTAPURA – Suasana keber­samaan dan kekhidmatan terpancar jelas di setiap wajah yang hadir pada Sholawatan dan Tausiyah yang digelar di Bumi Shalawat Alam Roh 88 Desa Kiram, Kabupaten Banjar Jumat (21/6) malam.

Berita Lainnya

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

Pemprov Kalsel Komitmen Pengurangan Jumlah Pengangguran

5 April 2026
BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

BPSDMD Kalsel Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

5 April 2026

Acara setiap bulan atas prakarsa Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin telah menjadi agenda rutin yang dinantikan jamaah dari berbagai kalangan, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Kalsel, para santri serta warga.

Pada gelaran sholawatan dan tausiyah kali ini, hadir sebagai penceramah yaitu Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Khairiyah Banjar­baru, Tuan Guru Haji (TGH) Muham­mad Zarkasyi.

Usai pelaksanaan shalat Isya, jamaah tampak larut dalam ke­khusyukan dengan bibir yang tak henti-hentinya melantunkan sholawat, semakin khidmat ketika lantunan ayat suci Al-Quran dibawakan oleh KH Muhammad Abduh Amri.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin dalam sambutan tertulis dibacakan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menekankan pentingnya acara ini bukan hanya sebagai seremonial semata.

“Kegiatan Sholawat dan Tausiyah ini merupakan manifestasi dari rasa cinta yang mendalam kepada Rasu­lullah SAW dan bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai spiritual yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Paman Birin.

Paman Birin menambahkan kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat tali silaturahmi antar warga dan memperkokoh keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.

“Dengan sering mengadakan kegiatan keagamaan seperti ini, kita dapat terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, TGH Muhammad Zarkasyi dalam tausiahnya mengupas sebuah hadist yang mengajak umat Islam untuk menjalani hidup di dunia dengan sikap seperti orang asing.

Muhammad Zarkasyi mengutip sebuah pesan dari Rasulullah SAW yang disampaikan kepada salah seorang sahabat, yaitu Ibnu Umar RA dan pesan itu tercantum dalam kitab Riyadhus Shalihin yang ber­bunyi, ‘Jadilah engkau di dunia ini seolah-olah orang asing atau orang yang singgah dalam perjalanan.’

Dalam penjelasannya, TGH Zarkasyi menekankan pentingnya menjalani hidup dengan kesadaran bahwa dunia ini hanyalah sementara.

“Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk selalu ingat bahwa kehidupan di dunia ini tidak kekal, karena itu harus bersikap seperti orang asing yang tidak menetap yang selalu siap melanjutkan perjalanan,” terang Guru Zarkasyi.

Lebih lanjut, Guru Zarkasyi menjelaskan bahwa sikap seperti ini akan membuat seseorang lebih fokus pada tujuan akhir hidup, yaitu kehidupan di akhirat.

“Dengan menyadari bahwa kita hanya singgah, akan lebih mudah meninggalkan hal-hal yang tidak ber­manfaat dan lebih giat melakukan ke­baikan serta ibadah,” tambah Guru Zarkasyi.

Selain itu, Guru Zarkasyi juga menegaskan bahwa usia adalah takdir dari Allah SWT yang tidak seorang pun tahu kapan akan berakhirnya. Oleh karena itu, menjaga iman Islam adalah kunci agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

“Usia memang takdir dari Allah SWT yang tidak seorangpun tahu kapan berakhirnya. Dengan menjaga iman Islam, semoga Allah senantiasa melindungi dan menjadikan kita sebagai umat yang kembali dalam keadaan husnul khatimah,” tutupnya.

Acara ditutup pembacaan tahlil dan doa oleh Pimpinan Majelis Dzikir Ihya Ulumuddin Gambut, Habib Ali bin Abdullah Alaydrus.

Tampak hadir pada acara tersebut yaitu para habaib, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat sert Tenaga Ahli Gubernur (TAG), Asisten dan sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Provinsi Kalsel. rfq/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper