
RANTAU,- Ketua Darma Wanita Persatuan kabupaten Tapin Hj Mashuriyah, beserta jajaran melaksanakan studi lapangan dharma wanita persatuan kabupaten Tapin ke home industri perempuan pembuatan sirup jahe, bertempat di desa Tiwingan Baru, KecamatanAranio, Kabupaten Banjar, Sabtu (01/06).
Seperti yang diutarakan Hj Mashuriyah, Jahe adalah salah satu obat tradisional yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Rimpang jahe dikonsumsi dengan cara meminum air rebusannya, dan digunakan untuk mengatasi penyakit flu dan batuk.
Pengetahuan tentang manfaat jahe, masih belum banyak diketahui oleh masyarakat dan bagaimana inovasi pengolahannya. Di ketahui berdasarkan penelitian jahe dilaporkan terbukti memiliki banyak khasiat.
Selain memiliki banyak khasiat, keunggulan jahe lainnya adalah relatif mudah untuk ditanam. Jahe bisa ditanam dilahan yang sempit dengan kondisi tanah yang tidak memerlukan tingkat kesuburan tinggi, oleh karena itu jahe bisa ditanam dimana saja termasuk pekarangan rumah.
“Jahe juga dapat diolah menjadi produk seperti serbuk dan sirup. Produk olahan ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan namun juga bernilai ekonomi,” paparnya.
Seperti yang dikatakan Hj Mashuriyah, untuk menambah pengetahuan dan wawasan anggota DWP, agar terbiasa memanfaatkan obat tradisional jahe serta tau bagaimana cara pemanfaatannya menjadi minuman jahe, maka kami merasa memiliki kewajiban untuk memberikan tambahan ilmu pengetahuan kepada anggota terkait cara pengolahan dan pemanfaatan jahe untuk kesehatan secara benar.
Untuk itu kita langsung belajar dan studi lapangan ke home industri perempuan pembuatan sirup jahe, bertempat di desa Tiwingan Baru Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar ini, ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota DWP tentang jahe, meningkatkan keterampilan dalam mengolah jahe menjadi produk sirup, dengan harapan dapat meningkatkan kesehatan, serta dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk diterapkan di kabupaten Tapin.
Seperti yang kita tau kabupaten Tapin juga menjadi daerah penghasil jahe, sehingga diharapkan dari tindak lanjut kegiatan ini ibu – ibu DWP bisa terbiasa memanfaatkan obat tradisional jahe untuk menjaga kesehatan.
“Tidak hanya sebatas mengetahui pengolahan jahe secara sederhana. Pengetahuan mereka terkait cara pengolahan yang baik dan efek jahe untuk kesehatan juga bertambah,” tambahnya lagi.
Hj Mashuriyah mengatakan, Darma Wanita adalah salah satu organisasi berperan dalam pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan dengan mendapatkan pengetahuan tentang pengolahan jahe merah, menjadi sirup juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis jahe merah, sehingga dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota dan dapat disebarkan luasnya kepada masyarakat.{[her/mb03]

