Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Terus Optimalkan Koordinasi SKPD Upaya Cegah Korupsi

by Mata Banua
11 Februari 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Inspektur Provinsi, Akhmad Fydayeen mengikuti Rapat Koordinasi Implementasi Pen­didikan Anti Korupsi di Ling­kungan Pemerintahan Daerah se-Kalimantan Selatan bersama KPK RI di Command Center, Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Selasa (06/02).

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Menurut Akhmad Fyda­yeen, Pemprov Kalsel akan terus berupaya mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mencegah tindak pidana korupsi.

“Kita terus menjalin komu­nikasi kesetiap daerah tentang bagaimana implementasi pendi­dikan antikorupsi di lingkungan pemerintah sehingga kedepan sudah memiliki strategi dalam pemberantasan korupsi, salah satunya yakni membangun nilai dan perbaikan sistem,” ujar Fydayeen.

Fydayeen meminta kepada seluruh SKPD agar terus melaku­kan pemetaan terhadap isu strategis dan melakukan langkah-langkah kongkret dalam melaku­kan upaya pencegahan korupsi di lingkup kerjanya masing-masing.

“Skor Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan tujuh area intervensi seperti perencanaan dan peng­ang­garan APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optima­lisasi pajak daerah dan manaje­men aset daerah akan terus diupa­yakan agar sesuai target yang ingin dicapai,” tambahnya lagi.

Untuk diketahui, menurut Fydayeen, nilai MCP dari KPK tahun ini akan lebih ditingkatkan lagi, karena tahun 2023 mencapai 84,73 persen dan itu menurun jika dibandingkan tahun 2022 mencapai 86 persen.

“SKPD agar bisa bersinergi bersama dalam menaikkan angka MCP sebagai upaya pencegahan korupsi guna menuju sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih dan akuntabel,” terang Dayan (sapaan akrabnya).

Dayan juga mengapresiasi langkah-langkah SKPD yang sudah melakukan upaya terhadap pencegahan korupsi di Kalsel dan mengajak bersama-sama meng­hindari segala bentuk penyim­pangan yang dapat menjeru­muskan kepada tindak pidana korupsi. md/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper