
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menghadiri Kick-off Pengampuan Layanan Kanker dan Penandatanganan MoU yang berlangsung di aula Gedung Kiara Lantai 12 RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Senin (05/02).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau MoU dilakukan Direktur Utama RSCM, dr Supriyanto, SpB, FINACS, MKes dan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr H Diauddin, MKes didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah, SKM, MKes.
Selain dengan Pemprov Kalsel, MoU dilakukan dengan RS Ampuan Utama dari Provinsi Lampung, Banten dan Kalimantan Barat.
Direktur Utama RSCM, dr Supriyanto menyebut, dalam perannya sebagai pengampu regional layanan kanker sesuai keputusan Kementerian Kesehatan, pihaknya bermaksud untuk menggunakan momentum Hari Kanker Se-dunia tahun ini sebagai titik tolak akselerasi program pengampuan di empat propinsi ampuan RSCM yaitu Lampung, Banten, Kalbar dan Kalsel.
Supriyanto juga menyebut, bulan Februari 2024 ini akan menjadi bulan pembuka dari seluruh program komprehensif yang akan berjalan penuh setahun ke depan dan seterusnya.
“Kita menyelenggarakan Kick-Off Program Pengampuan Penanggulangan Kanker dijejaring regional RSCM dengan penandatanganan PKS atau MoU bersama antara RSCM dan masing-masing lima RS Ampuan Utama,” terang Supriyatno.
Dalam kegiatan penandatanganan MoU tersebut dihadiri Dirjen Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr Azhar Jaya, SH, SKM, MARS.
Dalam kesempatan itu, juga diisi sosialisasi rangkaian acara WCD oleh Ketua Tim Pengampuan Layanan Kanker RSCM, Prof Dr dr Soehartati G, SpOnk Rad (K). sal/adpim/ani

