
BANJARMASIN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan sarankan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk jangan ada kegiatan yang tidak perlu untuk meminimalisir petugas yang sakit.
Karena tugas KPPS sendiri sangat berat pada saat pemungutan dan penghitungan suara karena akan memerlukan waktu selama 10 jam lama dalam proses dari pagi hingga selesai perhitungan suara Pemilu tahun 2024.
“Kadang-kadang di kampung ada pasang tenda karena pesta demokrasi, ada yang masak-masak dan bergadangan. Kami sarankan jangan ada kegiatan yang tidak perlu, hemat energi karena besok hari itu tugas KPPS berat sekali karena ingin meminimalisir jatuhnya petugas yang sakit,” ujar Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono usai Rapat Koordinasi Pengawasan dan pencegahan pelanggaran tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu tahun 2024 di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Selasa (30/1) malam.
Contoh di pusat itu ada simulasi juga yang ternyata penghitungan suara dengan 5 jenis pemilu yakni DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota memakan waktu 7,5 jam, dimana mereka orang-orang yang paham belum ditambah infud hasil penghitungan plano memakan waktu lagi.
Bahkan dalam rapat Forkopimda menurut KPU Kalsel, simulasi mereka memakan waktu 10 jam, artinya kalau pukul 14.00 wita baru penghitungan suara artinya sampai pukul 24.00 wita malam.Ini kan menjadi kerawanan bagaimana ketahanan fisik dari petugas KPPS dan pengawas dalam menjalakan tugas sejak subuh diawali pengambikan sumpah sampai pukul 00.00 wita malam, kalau tidak ada istrirahat pasti kelelahan.
Untuk itu, Bawaslu menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan dan pencegahan pelanggaran tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu tahun 2024, untuk menyiapkan pengawas pemilu ditingkat kabupten/kota yang secara berjenjang memberikan penguatan kepada panwascam kepada pengawas TPS terkait pengawasan pemungutan dan penghitungan suara.
Pengawas itu harus paham apa yang dikerjakan orang diawasi, melalui kegiatan ini harus dilakukan sekarang karena mengingat waktu kawan-kawan kabupaten/kota banyak kegiatan.Sehingga hasil pelaksanaan kegiatan ini bisa disharing kepada teman-teman pawnascam dan pengawas TPS.
“ Karena dalam forum ini kami ada simulasi pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Dalam simulasi itu untuk lebih memahami teks yang diatur dalam PKPU tugas KPPS, kemudian saat penghitungan suara berapa lama, itu kan nanti akan menjadi banyak catatan yang kemudian ada upaya antisipasi,” jelasnya.
Menjelang 14 hari pelaksanaan Pemilu, Bawaslu Kalsel optimis untuk melaksanakan pemilu sampai tuntas. Dalam prosesnya itu ada dinamikan wajar karena ini kontestasi , perebutan kekuasaan dan ada dinamuka.
“ Yang jelas bagi Bawaslu yang sudah menjadi norma dan aturannya seperti apa itu lah yang kami jalankan dan tidak membuat kebijakan yang menyalahi ketentuan yang diatur,” tegasnya.rds

