
MARTAPURA – Pemkab Banjar kembali membahas pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemkab Banjar, Senin (7/8).
Rakor dipimpin Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi wakilnya Habib Idrus Al Habsyie dan Sekda HM Hilman, dengan diikuti para asisten, staf ahli, para kepala SKPD dan direktur perusda, di Aula Barakat Martapura.
Menurutnya, menghadapi musim kemarau merupakan tantangan bagi pemerintah daerah. Untuk itu, ia meminta tetap lakukan seperti biasanya, sehingga dalam pencegahan maupun penanganan bisa berjalan dengan baik.
Saidi juga meminta menggalakkan imbauan hingga ke semua lapisan masyarakat, mengenai ancaman yang ditimbulkan dari karhutla ini.
“Imbauan lebih digalakkan lagi di tingkat bawah seperti forum RT, forum kecamatan, upaya seperti itu harus kita informasikan,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Banjar Warsita menjelaskan, dalam menghadapi bencana karhutla, pihaknya sudah membentuk 3 posko. Yakni, Posko Martapura Barat, Cintapuri Darussalam, dan Posko Beruntung Baru.
Selain itu, juga ada Posko BPBD yang melayani jika ada terjadi kebakaran di dekat kantor. “Untuk pra bencana sudah melaksanakan sosialisasi dan rapat koordinasi kesiapsiagaan,” ujar Warsita.
Turut dibahas dalam rakor mingguan ini, terkait instruksi Bupati Banjar agar ditindaklanjuti jajarannya, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.
“Mohon ini ditindaklanjuti bapak dan ibu sekalian, asisten bisa mengontrol dan mengawasi apakah berjalan dengan baik dan 100 persen bisa menjalankannya,” kata Saidi.
Saidi menginginkan seluruh SKPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya, bisa melakukan langkah-langkah konkrit. Terus melakukan evaluasi, sehingga perencanaan dan realisasinya bisa lebih baik di lapangan. ril/dio

