Mata Banua Online
Selasa, Januari 13, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Havertz Dikhawatirkan Jadi Ozil Jilid II di Arsenal

by matabanua
5 Juli 2023
in Olahraga
0
D:\2023\Juli 2023\6 Juli 2023\9\9\havertz.jpg
Kai Havertz tinggalkan Chelsea untuk gabung Arsenal musim panas ini.(foto:mb/web)

 

London – Kai Havertz diakui meningkatkan kualitas Arsenal. Tapi di sisi lain, ia lagi-lagi disebut menyimpan risiko seperti kisah Mesut Oezil dahulu.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\14 Januari 2026\9\9\master.jpg

Paman Birin : Utamakan Etika dan Disiplin dalam mencapai Prestasi

13 Januari 2026
G:\2026\Januari\14 Januari 2026\9\9\Liverpool.jpg

Liverpool ke Putaran Empat Setelah Taklukkan Barnsley 4-1

13 Januari 2026

Kai Havertz menyeberang dari London barat ke utara, meninggalkan Chelsea untuk bergabung Arsenal. Ia dibeli Arsenal dengan harga yang kabarnya mencapai 65 juta paun.

Kedatangan Havertz disebut bakal memperkuat Arsenal, yang musim lalu jadi runner-up dan menantang Manchester City dalam persaingan gelar. Namun ia bukannya tak menyimpan risiko.

Mantan pemain Arsenal Paul Merson menilai secara permainan, Havertz mirip dengan Mesut Ozil. Keduanya bisa tiba-tiba ‘menghilang’ dari pertandingan dan tak terlihat dampaknya buat tim.

Ozil memperkuat Arsenal selama tujuh musim, memenangi empat titel Piala FA, namun juga akrab dengan kritik. Ia dituding tak mampu menggendong tim meski punya pengalaman besar.

“Arsenal seharusnya antusias dengan Kai Havertz, dia membuat mereka jadi tim yang lebih baik. Satu-satunya masalah yang bisa saya lihat adalah Havertz ini mirip dengan yang dialami Mesut Oezil di Arsenal,” tulis Merson dalam kolom di Sky Sports.

“Kalau situasi tak berjalan baik, Havertz tak tampail tertarik dengan pertandingan. Ya memang begitu cara mainnya, memang beberapa pemain begitu sih, bukannya dia enggak berusaha ya.”

“Kalau Anda sedang bermain bagus, Havertz tampak elegan, mulus. Tapi kalau situasi tak berjalan baik, orang-orang akan bilang dia enggak banyak berlari atau berusaha. Itu satu-satunya masalahnya. Tapi jangan salah ya, dia meningkatkan level Arsenal,” ungkapnya.dtc

 

 

Tags: ArsenalchelseaKai Havertz
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper