BANJARMASIN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman meminta pembenahan sejumlah fasilitas Stadion 17 Mei Banjarmasin segera dilakukan, khususnya akses tangga menuju tribun penonton pada Sabtu (7/11).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan suporter saat menyaksikan pertandingan sepak bola.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Hasnuryadi didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel serta pihak terkait lainnya.

Wagub mengatakan, evaluasi fasiltas stadion perlu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan seluruh pihak, mulai dari pemain, pelatih, panitia pelaksana hingga suporter.

Menurut Wagub, aspirasi suporter mengenai akses menuju tribun harus segera ditindaklanjuti, karena berkaitan langsung dengan keselamatan penonton.

“Kalau bisa dilengkapi, karena kemarin ada aspirasi dari suporter. Itu ada tribun di sana, nanti boleh dilihat. Akses untuk ke situ anggarannya masih terbatas. Jadi, demi keselamatan dan keamanan, mungkin bisa dilaksankan secepatnya,” tegas Wagub Hasnuryadi.

Wagub menerangkan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, meskipun pembenahan nantinya berdampak pada berkurangnya kapasitas tempat duduk penonton.

Bahkan, Wagub tidak mmpermasalahkan apabila beberapa kursi harus dilepas untuk memberikan ruang akses yang lebih aman bagi pengunjung.

“Tidak perlu banyak perubahan. Mungkin beberapa seat kita cabut, tidak apa-apa kalau harus mengurangi kapasitas. Yang terpenting keselamatanya terlebih dahulu,” tegasnya.

Wagub menjelaskan, perhatian terhadap fasilitas stadion merupakan bagian dari koitmen Pemprov Kalsel dalam menjalankan arahan Gubernur Kalsel H Muhidin yakni bekerja bersama, merangkul semua pihak dan mengabdi untuk pembangunan Banua.

Wagub Hasnuryadi berharap seluruh pihak dapat bersinergi meningkatka kualitas fasilitas Stadion 17 Mei sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kita ingin memberikan tempat yang nyaman. Ini rumah kita bersama, supaya pemain, pelatih, terutama suporter yang menikmati hiburan di sini, betul-betul measakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” ungkap Wagub Kalsel.

Sebelum meninjau sejumlah fasilitas stadion, Wagub juga menggelar pertemuan bersama jajaran terkait PS Barito Putera membahas evaluasi persiapan, pelaksanan kegiatan sebelumnya hingga kesiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

Lebih lanjut, Wagub mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Stadion 17 Mei Banjarmasin yang telah berdiri sejak 1974.

Orang nomor dua di jajaran Pemprov Kalsel itu menyampaikan, stadion 17 Mei tersebut bukan sekadar tempat penyelenggaraan pertandingan sepak bola, tetapi juga meiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.

Wagub juga berharap melaluipembenahan dan pemeliharaan secara berkelanjutan, Stadion 17 Mei dapat terus menjadi ruang olahraga yang nyaman sekaligus tempat lhirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Banua.

“Harapannya, stadion ini menjadi kebanggaan kita bersama. Mari kita rawat sama-sama agar ke depan menjadi tempat bersejarah dan melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan tercinta,” pungkasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas PUPR Provinsi Kalsel menyatakan akan segera mengvaluasi sejumlah fasilitas yang membutuhkan pembenahan.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Rian Tirta Nugraha mengatakan beberapa pekerjaan yang menjadi perhatian di antaranya penambahan anak tangga, penataan area bekas kursi yang telah diganti serta pemasangan papan informasi dan petunjuk arah bagi pengunjung.

“Kami akan mencoba menilai kembali kebutuhan-kebutuhan apa saja yang bisa segera dilaksanakan. Di antaranya penambahan anak tangga, penutupan area bekas kursi yang sudah diganti, kemudian pemberian informasi melalui papan petunjuk dan beberapa hal lainnya,” jelas Rian.

Rian menyebutkan, pihaknya akan bekoordinasi dengan Dispora Kalsel mengingat Stadion 17 Mei merupakan aset yang berada di bawah pengelolaan instansi tersebut.

Pembenahan juga akan disesuaikan dengan agenda pertandingan sepak bola yang dalam waktu dekat kembali digelar di stadion tersebu. Hal ini dilakukan agar pekerjaan tidak mengganggu aktivitas pertandingan, khususnya area lapangan yang harus tetap striil.

“Kami akan segera berkoordinasi dan melaksanakan secepat mungkin sesuai arahan pimpinan,” tandasnya. mr/adpim/ani