PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan dan akuntabel.
Komitmen itu disampaikan Bupati Tala melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, H Rudi Ismanto, pada kegiatan Monitoing Implementasi Indikator Desa Antikorupsi Tahun 2026 di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari, Kamis (5/11).
Dalam sambutannya, Rudi mengapresiasi Desa Bumi Jaya yang telah ditetapkan sebagai salah satu desa percontohan antikorupsi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan melalui program yang dikembangkan KPK pada periode 2021-2023.
Menurutnya, predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk terus menjaga integritas serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
“Melalui monitoring ini, kita ingin memastikan bahwa indikator desa antikorupsi tidak hanya terpenuhi saat penilaian, tetapi benar-benar diterapkan dan menjadi kebiasaan dalam penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari,” ujarnya.
Dia berharap hasil monitoring dapat memberikan gambaran objektif mengenai capaian, kendala, serta hal-hal yang perlu diperbaiki.
Ia menginginkan agar berbagai masukan dan rekomendasi dari KPK juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pemerintahan desa. ris/ani
