BANJARMASIN – Dwi Astuti Muslimawati mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) Fase Indonesia tahun 2026 yang dilaksanakan di Jakarta pada 26-31 Oktober 2026.

Selain Dwi Astuti, ada 10 peserta delegasi pemuda terpilih dari seluruh Indonesia yang dipanggil Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk mengikuti program pertukaran pemuda bilateral unggulan hasil kemitraan Kemenpora RI dengan National Youth Council (NYC) Singapura.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga ( Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz melalui Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, Budiono, menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Dwi Astuti sebagai wakil Kalsel di SIYLEP. “Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi pemuda Kalsel. Dari seluruh provinsi, perwakilan Kalsel termasuk dalam daftar 11 provinsi yang dipanggil Kemenpora,” ujarnya.

Budiono mengatakan, dengan masuknya salah satu pemuda Kalsel akan memberikan dampak positif terutama ilmu yang didapat bisa dikembangkan dan ditularkan kepada generasi pemuda lainnya di Kalsel.

“Tentunya ini menjadi piloting bagi pemuda lainnya di Kalsel. Kemampuan, kualitas, dan karakter yang dimiliki dapat bersaing di kancah nasional dengan peserta lainnya,” katanya.

Kasi Pemberdayaan Tenaga dan Sumber Daya Pemuda Dispora Kalsel, M Fitriyadi Saputera, menjelaskan Dwi Astuti merupakan pemenang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tahun 2025.

“Kebetulan yang bersangkutan pemenang PPAN tahun 2025 yang kita berangkatkan tahun ini. Kemungkinan tahun depan kita selenggarakan lagi menyesuaikan permintaan dari Kemenpora dan kesiapan Kalsel tahun 2027,” katanya.

Pihaknya juga telah bimbingan sejak tahun lalu.”Harapan kami, semoga selalu bisa menyiapkan kader pemuda yang memiliki integritas untuk membawa nama urang Banua Banjar di kancah nasional maupun internasional,” ucapnya.

Fitriyadi menambahkan, syarat seleksi menyesuaikan permintaan negara mitra, namun kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan tes TOEFL menjadi perhatian utama. via