BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalsel memperkuat program olahraga masyarakat untuk meningkatkan kebugaran sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Olahraga (IPO).
Hal itu disampaikan Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hafiz, dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KORMI Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026).
Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan program kerja yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalsel.
“Melalui rapat kerja ini, kita berharap KORMI mampu menyusun program untuk membangun SDM Kalsel yang lebih bugar dan sehat, sehingga nantinya dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Olahraga Provinsi Kalsel,” ujar Pebriadin.
Menurutnya, pengembangan olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan aktif. Karena itu, KORMI diharapkan menyusun program yang terarah dan berkelanjutan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Ia juga menyinggung kondisi fiskal yang saat ini menuntut pemerintah daerah untuk menetapkan skala prioritas anggaran. Pelayanan dasar dan pelayanan publik tetap menjadi perhatian utama pemerintah provinsi di tengah keterbatasan anggaran.
Meski demikian, ia menegaskan penyesuaian alokasi anggaran olahraga tidak berarti pemerintah provinsi mengabaikan pengembangan sektor tersebut, baik olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dinilai penting agar program pembinaan tetap berjalan optimal.
Ketua KORMI Kalsel, Syarifuddin mengatakan Rakerprov ini sebagai tindak lanjut amanat pelantikan pengurus.
“Ini sebagai pemantapan program kerja organisasi masa bakti 2026-2031 sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemprov Kalsel dan KORMI Pusat,” katanya.
Syarifuddin berharap hasil rapat kerja dapat menjadi landasan bagi KORMI Kalsel dalam menjalankan program ke depan, termasuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan KORMI Nasional. via
