MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) untuk membentuk karakter tangguh, mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi mengatakan, keterampilan pertolongan pertama menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk membantu orang lain saat mereka menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan sekolah, rumah maupun masyarakat.

“Pertolongan pertama bukan sekadar hafalan teori di kelas atau kecepatan menangani luka, melainkan tentang ketenangan, kecepatan, serta kesiapsiagaan memberikan bantuan awal sebelum tindakan medis profesional tiba,” ujarnya Said saat membuka Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya se-Kabupaten Banjar di Kampus 1 STIKES Intan, Martapura, Sabtu.

Kegiatan yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) itu diikuti 78 peserta yang tergabung dalam 13 tim dari sekolah tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Banjar.

Said Idrus menegaskan, pembinaan melalui PMR tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis pertolongan pertama, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat saling membantu.

Menurut dia, nilai-nilai itu penting untuk membentuk generasi muda di tengah arus globalisasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan dalam perlombaan, tetapi menjadikan kegiatan sebagai kesempatan menambah pengalaman, menguji hasil latihan, dan mempererat persahabatan antaranggota PMR.

“Bertandinglah secara jujur, junjung tinggi sportivitas, jaga kesehatan dan saling mendukung satu sama lainnya. Jadikan kesempatan menambah pengalaman, sekaligus mempererat persahabatan antaranggota PMR,” pesannya.

Said Idrus turut mengapresiasi panitia penyelenggara, pihak kampus, serta para pembina dan pelatih yang telah berkontribusi dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan PMR.

Ia berharap dedikasi para pembina dan pelatih dapat terus mendorong lahirnya generasi yang terampil, berkarakter, dan siap memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar Nova Yuliana Sari mengatakan, lomba pertolongan pertama PMR merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan membentuk generasi muda berjiwa penolong.

“Anggota PMR ini ke depan diharapkan semakin terampil dalam memberikan pertolongan pertama mereka memiliki kepedulian terhadap sesama, serta siap membantu ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ucapnya.

PMI Kabupaten Banjar melalui kegiatan itu berharap anggota PMR dapat meningkatkan kemampuan pertolongan pertama sekaligus mengembangkan karakter kemanusiaan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. ant