BANJARMASIN – Memasuki hari keempat opersi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, tim SAR gabungan secara signifikan memperluas jangkaua penyisiran hingga mencakup luas wilayah 6.120 mil laut persegi (NM²).

Berbagai aset udara dan laut dikerahkan secara terencana untuk menelusuri setiap sudut perairan Laut Jawa, Rabu (16/9).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Klas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana menjelaskan, operasi hari ini berjalan dengn melibatkan kekuatan penuh dari Basarnas, TNI, Polri dan BNPB.

Aset udara dikerahkan, pencarian dari udara dilakukan dengan pembagian sektor yang terstruktur. Helikopter HR 3601 Basarnas, Helikopter Dauphin AS365N3+, pesawat cessna PK-SN Caravan BNPB.

Menyisir sektor R seluas 1.491 NM², pesawat CN-235 TNI AL, Helikopter Panther HS 1310 TN AL, pesawat P-3013 Polri yang siap mendukung evakuasi udara.

Untuk armada laut yang bergerak di enam sektor, penyisiran dari laut kini terbagi dalam enam sektor, masing-masing mencakup sekitar 1.020 NM², dengan total wilayah pencarian mencapai 6.20 NM².

Kapal-kapal yang beroperasi antara lain, KN SAR Laksmana 241, KN SAR Wisanggeni, KN SAR Kamajaya, KNSAR Permadi, RBB Palangkaraya serta berbagai unsur TNI AL dan Kepolisian.

“Setiap unsur bergerak berdasarkan sektr pencarian dan rencana operasi yang telah ditetapkan. Koordinasi terus dilakukan untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersdia,” ujar I Putu Sudayana.

Meski wilayah laut yang luas menjadi tantangan, tim SAR gabungan berkomitmen tidak akan menguangi intensitas pencarian. “Laut yang luas bukan penghalang. Setiap sektor disisir, setiap informasi ditelusuri, setiap kemungkian tetap dicari. Operasi berlanjut hingga seluruh upaya maksimal dilakukan,” tegasnya seraya menyebutkkan doa terus mengalir bagi 129 orang yang maih dinyatakan hilang. sam/ani