JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap daftar 25 merek beras yang diduga merupakan beras fortifikasi palsu. Puluhan produk tersebut diduga tidak memenuhi kadar fortifikasi sebagaimana yang tercantum pada label.

Temuan itu didapat setelah pe­merintah melakukan peme­rik­saan terhadap 27 merek beras for­ti­fikasi melalui empat la­bo­ra­to­ri­um yang dinilai kredibel. Hasil pe­ng­ujian menunjukkan kan­du­ng­an fortifikasi pada 25 produk ti­dak sesuai dengan level yang se­harusnya.

“Katanya fortifikasi. Setelah ki­ta cek di lab, ada empat lab, kre­dibel. Kita cek ternyata tidak se­suai dengan levelnya,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kan­tor Kementerian Pertanian, Ja­karta Selatan, Selasa (15/9).

Amran mengatkan salah satu in­dikasi yang ditemukan pe­me­rin­tah adalah harga beras for­ti­fi­kasi yang dinilai tidak wajar.

Menurutnya, beras fortifikasi di pasaran dijual dengan harga be­ra­gam, mulai dari Rp25 ribu hi­ng­ga Rp57 ribu per kilogram (kg). Sementara, pemerintah mem­perkirakan harga yang se­ha­­rusnya berada di kisaran Rp13.500 per kg.

Amran menyebut kondisi ter­sebut merugikan konsumen ka­rena masyarakat membayar lebih ma­hal untuk produk yang kan­du­ngan gizinya diduga tidak se­suai dengan klaim fortifikasi. “Hari ini ternyata masih ada. Sa­lah satu faktor adalah harga yang ti­dak wajar,” katanya.

Amran menyebut selisih har­ga beras tersebut mencapai rata-rata Rp22 ribu per kg. Kondisi itu merugikan konsumen karena ha­rus membayar lebih mahal un­tuk produk yang disebut sebagai be­ras fortifikasi. “Itu penipuan. Rp22 ribu per kilogram, rata-rata. Ini menyusahkan konsumen ki­ta,” katanya.

Beras fortifikasi sendiri me­ru­pakan beras yang ditambahkan zat gizi, vitamin, atau mineral ter­tentu untuk meningkatkan kan­du­ngan gizinya. Bras jenis ini di­tu­jukan untuk membantu pe­me­nuh­an kebutuhan gizi mas­yarakat.

Atas temuan tersebut, Ke­men­tan menyatakan akan me­na­rik produk yang terbukti tidak me­menuhi syarat dari peredaran. Amran juga mengatakan izin pro­duk akan dicabut dan ka­sus­nya diproses lebih lanjut. “Per­ta­ma kami sudah perintahkan ta­rik, yang kedua cabut izinnya, ya­ng ketiga diproses,” tegas Amran.

Berikut daftar 25 merek be­­ras fortifikasi diduga palsu yang ma­suk dalam temuan pemerintah: 1. Idola Fortifikasi. 2. Idola High Quality Whole Grain R­i­ce.3. Idola Long Grain Rice. 4. Ikan Mas Cupang. 5.AAA Wijaya Kuuma. 6. Cantik Manis. 7. Penari Bangkok. 8. Topi Koki Short Grain. 9. Topi Koki Set­ra Royale.10. Topi Koki Long Grain Crystal. 11. HOK-1 Gohan. 12. Maknyuss Pulen Gizi. 13. Anak Raja Fortifikasi. 14. Anak Raja Nusantara.15. Top Anak Raja. 16. PMS Induk Ayam. 17. Sumo. 18. Rasvit. 19. FS Nutri Rice. 20. Pelikan. 21. Rice Rojolele 22. Super Kepala Beras Premium 111. 23. 111 Golden Number. 24. Putri Ko­ki dan 25. Wellfarm Beras Dia­betes. cnn/mb06