MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan, sebagai bagan dari pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut dikemukakan dalam audiensi Dewan Pendidikan Kabupaten Banjar dengan Bupati Banjar, H Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam Martapura, Senin (31/8).

Dalam pertemuan tersebut, bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rakhmat Dany serta Kepala Dinas Pendidikan, Liana Penny. Sementara audiensi dipimpin Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Banjar Ahmad Sarwani bersama jajaran pengurus.

Pertemuan berlangsung dialogis membahas sejulah isu strategis, yang menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Kabupaten Banjar.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan peran pihaknya sebagai mitra pemerintah daerah, sekaligus wadah untuk menjembatani aspirasi masyarakat di bidang pendidikan.

Sejumlah persoalan dan masukan disampaikan kepada bupati, diantaranya terkait sistem zonasi dan penempatan tenaga pendidik yang dinilai perlu mempertimbangkan kondisi geografis wilyah.

“Dari beberapa persoalan yang kami sampaikan, diantaranya terkait zonasi. Apalagi penempatan guru-guru sekolah yang secara geografis wilayah Kabupaten Banjar cukup luas dan berjauhan, sehingga perlu disesuaikan dengan zonasi wilayah masing-masing,” ujarnya.

Selain persoalan zonasi dan penempatan tenaga pendidik, pihaknya juga menyampaikan aspirasi dari kelembagaan madrasah, terkait harapan penambahan insentif bagi tenaga pendidik, khususnya di madrasah swasta.

Menurut Ahmad, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik menjadi alah satu bagian penting, dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

“Ini menjadi harapan dari madrasah swasta agar juga mendapatkan perhatian, sebagaimana yang telah diberikan kepada lembaga pendidikan keagamaan lainnya,” katanya.

Dewan pendidikan juga meminta arahan bupati, terkait langkah dan kebijakan yang dapat ditempuh bersama, dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menyambut baik audiensi dan mengapresiasi berbagai masukan, pandangan serta aspirasi yang diampaikan dewan pendidikan.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dewan pendidikan, tenaga pendidik, lembaga pendidikan dan masyarakat.

“Pendidikan adalah salah satu fondasi utama dalam membangun masa depan Kabupaten Banjar. Karena itu, berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan hari ini tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Saidi menegaskan, Pemkab Banjar berkomitmen terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pmerataan akses serta menciptakan lingkungan belajar yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan zaman. ril/dio/ani