Dua Peserta di Antaranya Berkebutuhan Khusus

BANJARMASIN – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin menggelar upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat cabang, di halaman Balaikota Banjarmasin, Senin (31/8). Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Banjarmasin HMYamin, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri dan unsur Forkopimda.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin, Neli Listriani mengatakan, momentum Hari Pramuka tahun ini menjadi istimewa karena sebelumnya kontingen Banjarmasin telah mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta.

Dalam kegiatan itu,Banjarmasin memberangkatkan rombongan sebanyak 45 orang, terdiri 34 peserta yang merupakan anggota Pramuka Penggalang putra dan putri serta dua peserta berkebutuhan khusus.

Dua peserta berkebutuhan khusus tersebut terdiri dari satu putra dan satu putri. Keduanya mendapat kesempatan untuk mengikuti rangkaian Jambore Nasional bersama peserta lainnya dengan pendampingan.

“Jambore Nasional merupakan kegiatan tingkat nasional yang dilaksanakan lima tahun sekali. Kegiatannya sangat penting bagi anggota Pramuka karena menjadi pengalaman dan pembelajaran yang berharga,” ujarnya.

Keikutsertaan dua peserta berkebutuhan khusus tersebut menjadi bentuk komitmen Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin dalam memberikan ruang yang setara bagi seluruh anak untuk berkembang, berorganisasi dan bersosialisasi.

Menurutnya, pengalaman mengikuti Jambore Nasional juga diharapkan dapat membentuk karakter anggota Pramuka agar semakin mandiri, percaya diri dan mampu berkontribusi di lingkungan masing-masing.

Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Kota Banjarmasin Bidang Muda, Ahmad Husaini mengatakan, peringatan HUT Pramuka ke-65 di Kota Banjarmasin sendiri diikuti sekitar 1.100 peserta dari golongan Siaga dan Penggalang. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan Pramuka yang inklusif. Anak berkebutuhan khusus (ABK) turut diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan.

“Kami juga sudah memberangkatkan anak-anak ABK dalam kegiatan Jambore. Jadi tidak menutup kemungkinan anak-anak ABK bisa berorganisasi dan bersosialisasi dengan orang banyak,” ujarnya

Ia menilai, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini. Kegiatan kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga melatih kemandirian dan kemampuan bersosialisasi.

“Pramuka mendidik anak-anak untuk melatih kemandirian dan bersosialisasi,” katanya. via