BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi dan Kepemimpinan bagi sumber daya manusia bidang pendidikan di lingkungan pemko setempat, yang berlangsung di Ballroom Galaxy Hotel. Kamis (20/8).
Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda dan Bunda Guru Banjarmasin Hj Neli Listriani serta Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Ryan Utama tampil sebagai narasumber menyampaikan materi kepada peserta yakni seluruh kepala sekolah di tingkat PAUD, SD dan SMP di kota ini.
Ananda mengatakan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, karakter peserta didik, tuntutan masyarakat, serta kebutuhan pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas.
Karena itu, kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang terbuka terhadap perubahan, membangun kolaborasi, berani mengambil keputusan, serta tetap menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab.
“Setiap guru pada dasarnya adalah pemimpin di ruang kelasnya masing-masing. Ketika guru mampu menjadi teladan, membangun kepercayaan, menciptakan suasana belajar yang baik, dan menggerakkan peserta didik untuk berkembang, di situlah kepemimpinan seorang guru hadir,” jelasnya.
Ananda menegaskan, Pemko Banjarmasin terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara profesional. “Namun lebih baik lagi juga memiliki kemampuan komunikasi dan jiwa kepemimpinan,” ujaranya.
Senada, Bunda Guru Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani mengatakan Bimtek tersebut sebagai meningkatkan kemampuan public speaking kepada 270 Kepala Sekolah dari PAUD hingga SMPN.
Menurutnya, kemampuan komunikasi yang baik akan membantu kepala sekolah menyampaikan berbagai arahan dan kebijakan pemerintah kota kepada lingkungan sekolah secara lebih jelas, sehingga dapat meminimalkan terjadinya miskomunikasi.
“Kalau kepala sekolah memiliki public speaking yang bagus, penyampaian pesan-pesan atau peraturan dari Pemerintah Kota Banjarmasin kepada orang tua maupun anak didik bisa tersampaikan dengan sempurna,” tuturnya.
Ia berharap kemampuan komunikasi yang semakin baik di lingkungan pendidikan dapat berdampak langsung terhadap proses pembelajaran. Sebab, komunikasi yang efektif tidak hanya membantu penyampaian kebijakan, tetapi juga membuat peserta didik lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh guru.
Ia berharap seluruh kepala sekolah agar sungguh-sungguh dan membawa hasil pembelajaran ke lingkungan sekolah masing-masing.
“Harapannya, program dari Pemko Banjarmasin bisa disampaikan dengan baik, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” pungkasnya. via
