MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar salat hajat dan ceramah agama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Rabu (12/8) malam.
Salat Hajat yang di imami KH Hasanuddin bin KH Badruddin tersebut di ikuti Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, jajaran pejabat Pemkab Banjar, direktur perumda, kepala bagian setda, serta seluruh camat.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat untuk memanjatkan doa demi keberkahan, keselamatan, keamanan, dan kemajuan Kabupaten Banjar. Usai salat hajat, jemaah melanjutkan kegiatan dengan pembacaan Surah Yasin, Selawat Kamilah, dan tausiah.
Dalam tausiahnya, KH Hasanuddin mengajak masyarakat untuk mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk kesehatan, keselamatan, keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Menurutnya, keberadaan para alim ulama, guru agama, majelis taklim dan pondok pesantren juga menjadi nikmat besar bagi Kabupaten Banjar, khususnya Martapura yang dikenal sebagai daerah religius di Kalimantan Selatan.
“Ini merupakan nikmat yang besar buat kita. Kabupaten Banjar diberikan suasana yang tenang, tenteram, damai, dan aman. Mudah-mudahan Allah menurunkan rahmat-Nya di tempat ini,” ucapnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kenikmatan dunia, sebab nikmat tidak hanya berupa harta, pangkat, jabatan, atau kedudukan, melainkan juga kesehatan, keselamatan, ketenteraman, dan kehidupan yang damai.
KH Hasanuddin juga mengingatkan tentang bahaya istidraj, yakni kondisi ketika seseorang terus memperoleh kenikmatan meski tetap melakukan kemaksiatan dan menjauhi perintah Allah SWT.
“Pangkat dan jabatan bisa naik, kekayaan bisa hilang dalam sekejap mata. Hari ini kaya, besok bisa menjadi miskin. Hari ini berkuasa, besok bisa tidak berkuasa. Karena itu, kenikmatan yang diberikan Tuhan harus kita syukuri dan kita jaga,” katanya.
Ia mencontohkan kisah Firaun yang memperoleh kekuasaan dan kemewahan, tetapi justru semakin durhaka hingga mengaku sebagai Tuhan. Karena itu, masyarakat di ajak memanfaatkan kesempatan hidup untuk bertaubat dan memperbaiki diri sebelum datangnya ajal.
Di akhir ceramah, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, dan ketenteraman Kabupaten Banjar dengan meningkatkan keimanan, serta menjauhi perbuatan yang dapat menghilangkan nikmat Allah SWT.
“Mudah-mudahan Kabupaten Banjar diselamatkan Allah SWT, dunia hingga akhirat. Semoga kita mendapat syafaat Rasulullah SAW,” ujarnya.
Sementara, Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersyukur kegiatan salat hajat dapat dilaksanakan bersama para alim ulama, forkopimda, instansi vertikal, serta jajaran pemerintah daerah.
Menurutnya, salat hajat menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Alhamdulillah, rasa syukur dan rasa bahagia pada malam hari ini. Kita bersama para alim ulama, khususnya guru kita KH Hasanuddin yang memimpin salat hajat bersama forkopimda, segenap instansi vertikal juga hadir, serta seluruh pegawai,” katanya.
Ia berharap momentum tersebut menjadi doa bersama agar seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat diberikan kesehatan, kemudahan, serta keberhasilan dalam menjalankan pembangunan.
“Kekurangan-kekurangan yang ada tentunya menjadi tantangan ke depan. Mudah-mudahan melalui malam hari ini, di tempat yang sangat mulia ini, di Masjid Agung Al Karomah, semua memiliki niat yang sama,” ujarnya.
Bupati Saidi menegaskan, sebagai pimpinan daerah, ia bersama jajaran Pemkab Banjar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Khususnya kami sebagai pimpinan ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Banjar, baik dalam pelayanan maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan,” pungkasnya. ril/dio
