PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Banjar membantu kelompok tani di 27 desa yang tersebar di 11 kecamatan, dengan menyerahkan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan mampu mempercepat modernisasi sektor pertanian, sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, beberapa waktu lalu.

Menurut Habib Idrus, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian. Namun, sektor ini menghadapi tantangan berupa semakin berkurangnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

“Jika masalah kekurangan sumber daya manusia pertanian tidak di antisipasi sejak dini, maka keberlanjutan pangan akan terancam. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banjar terus mendorong transformasi dari cara tradisional menuju mekanisasi pertanian,” ujarnya.

Penggunaan teknologi pertanian, lanjut dia, menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, sekaligus menarik minat generasi muda agar kembali tertarik mengelola lahan pertanian.

Habib Idrus juga berpesan kepada kelompok tani penerima bantuan agar merawat alsintan secara berkala, mengatur penggunaan alat secara adil dan transparan di lingkungan kelompok, serta tidak memperjualbelikan atau memindahtangankan bantuan tersebut kepada pihak lain.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar H Warsita menjelaskan, bantuan alsintan yang disalurkan terdiri atas 15 unit traktor roda dua untuk optimalisasi lahan sawah, 10 unit cultivator guna mendukung produktivitas lahan hortikultura, serta 17 unit perontok padi (power thresher) untuk mempercepat proses pascapanen. dio