BANJARMASIN – Setelah dilanda kemarau panjang, hujan deras disertai angin kencang mulai mengintai Banjarmasin. Komisi III DPRD Kota Banjarmasin pun pasang alarm agar pohon-pohon tua yang rimbun di tepi jalan harus segera dirapikan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Rahman Nanang Riduan, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat tidak menunggu ada pengaduan apalagi korban.
“Pohon-pohon yang sudah rimbun itu harus segera dipangkas. Jangan nunggu tumbang baru DLH bergerak,” tegas Nanang, di Banjarmasin, Minggu (1/11).
Politisi PKB itu mengatakan, banyak pohon tua di Banjarmasin sudah terlalu rimbun, rapuh, bahkan miring. Kalau dibiarkan, rawan tumbang dan bisa menimpa pengendara atau rumah warga.
Ia juga mengatakan agar DLH kembali menyisir dan mengecek total pohon tua yang rimbun apakah batangnya keropos, akarnya lapuk atau posisinya miring.
“Kalau memang umurnya sudah tua, ya ditebang saja. Itu lebih aman daripada membahayakan,” ujarnya.
Ia juga mendapatkan laporan warga di Jalan RE Martadinata, Telawang, Banjarmasin Barat. Ada pohon besar yang menghalangi pintu masuk rumah dan diminta ditebang.
Menurut Nanang, DLH selama ini sudah rutin bekerja, tapi di musim hujan harus lebih cepat. Fokuskan juga di titik rawan dan mobilitas warga tinggi seperti jalan raya, kantor pemerintah, fasilitas umum, sampai permukiman padat.
“Intensitas hujan bakal naik memasuki bulan November ini. Antisipasi dari sekarang, jangan setelah kejadian,” tutupnya. via
