JAKARTA – Penguatan permodalan menjadi salah satu langkah penting bagi PT Jamkrida Kalsel (Perseroda) untuk memperluas cakupan penjaminan hingga skala nasional. Untuk mendukung upaya tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Jamkrida Jakarta, guna mempelajari strategi pengembangan usaha dan pemenuhan modal sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (16/10).

Kunjungan di kantor Jamkrida Jakarta tersebut dipimpin Anggota DPRD Kalsel Adrizal, dan dihadiri Direktur Bisnis Jamkrida Kalsel Muhammad Hanafiah. Rombongan diterima Plt Kepala Bagian Pengawasan Bank Jamkrida Jakarta Surya Ramadhan.

Pembahasan berfokus pada kajian pemenuhan modal sebesar Rp 500 miliar sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas usaha dan memperluas jangkauan layanan penjaminan Jamkrida Kalsel.

Adrizal mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Jamkrida Kalsel untuk mempelajari pengalaman dan strategi pengembangan Jamkrida Jakarta, sehingga dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kinerja perusahaan daerah tersebut.

“Banyak hal yang bisa kita pelajari dari Jamkrida Jakarta untuk diterapkan di Kalimantan Selatan. Harapannya, Jamkrida Kalsel ke depan bisa melakukan ekspansi lebih luas, semakin mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih baik,” ujarnya.

Direktur Bisnis Jamkrida Kalsel Muhammad Hanafiah mengapresiasi dukungan Komisi II DPRD Kalsel dalam mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Sementara, Plt Kepala Bagian Pengawasan Bank Jamkrida Jakarta Surya Ramadhan menyatakan kesiapan Jamkrida Jakarta untuk mendukung kolaborasi dan sinergi demi pertumbuhan bersama.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Jamkrida Kalsel semakin kuat dan mampu memperluas layanan penjaminan guna mendukung akses pembiayaan serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. rds/yos