BANJARMASIN – Influenza A belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. Meski demikian, berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah sebanyak 127 sampel yang masuk ke Dinas Kesehatan menunjukkan hasil negatif.
“Dari 127 kasus yang dicurigai sebagai Influenza A berdasarkan data dari Fasilitas Kesehatan (Faskes) Puskesmas sejak Januari hingga 7 Oktober 2026, seluruhnya dinyatakan negatif semua. Jadi tidak ditemukan kasus Influenza A dan itu hanya flu biasa,” katanya.
Ia menjelaskan, Influenza A bukanlah virus baru. Virus tersebut sudah lama dikenal sebagai salah satu penyebab infeksi saluran pernapasan pada manusia.
Salah satu subtipe Influenza A yang dikenal adalah H1N1.Virus ini sering menyebabkan epidemi atau flu musiman, karena kemampuannya bermutasi dengan cepat. Penularannya dapat terjadi melalui partikel udara atau droplet ketika seseorang sedang batuk, bersin dan berbicara.
“Contohnya di rumah, sekolah, tempat kerja dan fasilitas umum karena orangnya banyak jadi penyebarannya cepat,” ucap Yanuar.
Yanuar menyebut penanganannya secara umum tidak jauh berbeda dengan flu biasa. Gejalanya dapat berupa demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan nyeri otot. Untuk mencegah penularan, masyarakat yang sedang mengalami flu dan batuk juga disarankan menggunakan masker sesuai standar, terutama ketika berada di luar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih, beristirahat yang cukup, menjaga kesehatan, serta menerapkan etika batuk agar tidak.
“Kalau flu dan batuk itu pakai masker supaya droplet (percikan air liur) tidak kemana-mana virus. Kalau memang dlu kurangi kontak dengan banyak orang agar tidak menularkan orang terutama mereka yang memiliki daya tubuh yang lemah,” jelas.
Ia juga menyarankan masyarakat mempertimbangkan vaksinasi influenza yang dapat diperoleh di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit. via
