BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan bersinergi dengan Kementerian Koperasi bersinergi melaksanakan kegiatan dalam rangka memperkuat literasi perkoperasian di Kalsel.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Koperasi RI dalam rangka meningkatkan literasi perkoperasian di Kalsel diinisiasi Kabid Kelembagaan pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Bambang Dedi Mulyadi.
Kegiatan yang melibatkan sebanyak 75 peserta yang merupakan pengurus Koperasi termasuk Koperasi Desa Mera Putih (KDMP) tersebut dibuka Asisten Deputi Literasi dan Penyuluhan, Kementerian Koperasi, Edy Haryana, di Banjarmasin, Jumat (9/10).
Asdep Literasi dan Penyuluhan, Kementerian Koperasi, Edy Haryana menjelaskan koperasi dibangun dalam rangka memperkuat ekonomi masyarakat, karena keuntungan yang diraih koperasi untuk seluruh anggota.
Karena itu, kata Edy, masyarakat diharapkan mendukung pragram pemerintah tersebut dan ada rasa memiliki terhadap koperasi desa mrah putih (KDMP).
Menurut dia, koperasi akan sukses dan tidak akan pernahi rugi, apabila dikelola secara bagus, anggota koperasi peduli dan pegurus amanah.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Dr Rahmaddin MY menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi atas terselenggaranya kegiatan memperkuat Literasi Perkoperasian pada Anggota Koperasi di Banjarmasin.
Menurut Rahmaddin, penguatan literasi bagi anggota koperasi menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi, terutama dalam menghadapi tantangan pengelolaan koperasi yang semakin berkembang.
Ia menilai kehadiran Kementerian Koperasi melalui kegiatan literasi tersebut memberikan dukungan bagi para pengurus dan anggota untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan dalam menjalankan organisasi koperasi.
“Seluruh elemen koperasi memerlukan penguatan literasi. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi yang hadir untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pengurus koperasi,” ujarnya.
Rahmaddin menjelaskan, penguatan kapasitas tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda pelatihan bagi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui pendanaan dekonsentrasi, menjadi salah satu bentuk perhatian dalam mendorong peningkatan kapasitas koperasi di Kalimantan Selatan.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sehingga pengembangan KDKMP di Kalimantan Selatan dapat berjalan dengan baik dan semakin maju,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rahmaddin menyebutkan dari 2.013 buah KDMP yang telah mendapat akte notaris, sebanyak 246 buah telah membangun gerai dan sebanyak 222 buah telah mendapat validasi dan
verifikasi. ani
