BANJARMASIN – Pemenuhan fasilitas keagamaan yang nyaman dan dukungan terhadap sarana pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal ini mendorong Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengawal secara ketat program kerja serta alokasi anggaran pada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kalsel.

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalimantan Selatan, H Fahrurazi, SPd, MM dan langkah tersebut diwujudkan dalam rapat kerja bersama pada Senin (07/10) sore untuk memastikan efektivitas serta pemerataan bantuan hibah agar tepat sasaran hingga ke pelosok daerah.

Menurutnya Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, pembenahan fasilitas keagamaan dan akses pendidikan merupakan pilar penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga Banua.

Ia juga menambahkan pentingnya efektivitas anggaran agar setiap bantuan yang dialokasikan pemerintah daerah tepat sasaran serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pedalaman.

“Hal ini tentu kami dukung penuh karena masyarakat sangat membutuhkan kenyamanan dalam beribadah. Namun, tentu pelaksanaan program tersebut harus didukung dengan ketersediaan anggaran yang proporsional dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tutur Jihan.

Dalam kesempatan itu, Komisi IV DPRD Kalsel menekankan agar keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam merealisasikan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat tersebut. Penataan pola penyaluran bantuan terus di optimalkan guna memastikan bahwa tidak ada wilayah atau pelosok daerah di Kalimantan Selatan yang terlewatkan dari pemerataan bantuan pemerintah. rds/ani