BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin dan pihak Kedubes Belanda menjajaki kerja sama strategis yang mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga penanganan banjir.

Kedatangan Wakil Duta Besar Belanda Mr. Adriaan Palm beserta Penasihat Senior Kebijakan Politik Kedutaan Besar Belanda disambut langsung Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR didampingi Sekdakot Banjarmasin Ichrom Muftezar di Banjarmasin, Senin.

Wali Kota H Muhammad Yamin menyambut baik kunjungan Wakil Duta Besar Belanda beserta Penasihat Senior Kebijakan Politik Kedutaan Besar Belanda sebagai momentum mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kerja sama.

Menurut dia, kerja sama yang dibahas dan dijajaki antara lain dalam bidang pendidikan, teknologi, lingkungan, energi, hingga pengelolaan sungai dan penanganan banjir.

“Kita mengetahui Belanda sendiri merupakan negara maju, terutama dalam teknologi. Siapa tahu kami bisa belajar langsung ke Belanda, khususnya terkait penataan sungai dan penanganan banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Belanda Mr. Adriaan Palm mengungkapkan kedekatan historis dirinya dengan Kota Banjarmasin.

Dia menyampaikan bahwa kakek buyutnya pernah bekerja di Banjarmasin pada abad ke-18.

Namun di balik ceritanya itu, kunjungan kerjanya ini memiliki misi untuk menjalin kerjasama di berbagai bidang dengan Indonesia, khususnya dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Perwakilan Duta Besar Belanda lainnya, Mr. Edwin Arifin berharap pertemuan tersebut tidak menjadi pertemuan pertama dan terakhir, melainkan dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret.

“Harapan kami ini bukan pertemuan pertama,” ujar Mr. Edwin Arifin, seraya membuka peluang pengembangan kerja sama, termasuk kemungkinan pertukaran pelajar.

Selain itu, Belanda juga memiliki tantangan dalam bidang energi, sehingga pertukaran pengetahuan dan pengalaman dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. ant