Jakarta – Timnas Malaysia mengalahkan Vietnam pada laga perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10).

Malaysia mengambil inisiatif penyerangan pada menit awal. Anak asuh Tan Cheng Hoe langsung menyisir sisi kiri Vietnam.

Prajurit Bintang Emas tenang dalam meredam serangan Harimau Malaya. Bui Hoang Viet Anh menggagalkan ancaman pemain Malaysia, Quentin Cheng.

Menuju 15 menit pertama laga berlangsung, kendali permainan dikuasai Vietnam. Tim asuhan Kim Sang Sik mendapat peluang emas lewat sontekan Ngo Dang Khoa dari luar kotak penalti. Kiper Malaysia, Syihan Hazmi sigap mengadang sepakan keras itu.

Malaysia coba keluar dari tekanan. Serangan balik yang sampai ke kaki Bergson da Silva hampir berbuah gol pembuka.

Malaysia kembali mengancam di menit ke-35 setelah laga sempat berjalan alot. Bergson yang cerdik mencari ruang mendapat kesempatan menendang dari luar kotak penalti.

Sepakan kerasnya tepat sasaran ke gawang Vietnam. Beruntung Patrik Le Giang tampil impresif sehingga kedudukan masih sama kuat 0-0.

Selang empat menit, Bergson kembali memberi teror. Gerakan tipuan yang dikreasikan lewat sisi kiri berhasil mengelabui satu pemain Vietnam. Kans itu dipatahkan kiper Patrik Le Giang.

Menuju akhir babak pertama, giliran Vietnam yang kembali membuat peluang. Berawal dari pelanggaran terhadap Ngo Dang Khoa di dekat kotak penalti, Vietnam dapat hadiah tendangan bebas.

Skema freekick brilian dipertontonkan Vietnam. Ngo Dang Khoa memberi sentuhan tipis ke kaki Nguyen Hai Long yang kemudian langsung disambar pemain bernomor punggung 18 itu ke arah gawang Malaysia.

Syihan Hazmi tampil solid dan si kulit bundar tepat mendarat di pelukannya. Ancaman itu jadi yang terakhir di babak petama hingga jeda turun minum.

Vietnam mengawali babak kedua dengan terus menekan. Malaysia tak mau kalah. Harimau Malaya berusaha keluar dari tekanan dengan tidak menerapkan skema low block

Bagi Malaysia, tidak dimainkannya Arif Aiman dan Faisal Halim praktis membuat mereka kesulitan membangun serangan.

Memasuki menit ke-57, Malaysia mendapat kesempatan lewat tandukan Harith Haiqal. Sundulan yang berawal dari tendangan bebas tersebut sejatinya tepat sasaran.

Akan tetapi Le Giang Kembali jadi pahlawan Vietnam. Penempatan posisi kiper senior itu patut diacungi jempol.

Pada menit ke-62 Malaysia akhirnya membuka keunggulan lewat aksi fantastis Fergus Tierney yang baru masuk pada babak kedua.

Fergus melesakkan tendangan keras dari luar kotak penalti usai menerima sodoran dari Manuel Hidalgo. Kemudian Fergus berputar mengecoh bek Vietnam hingga Le Giang ikut tertipu dengan arah bola yang diceploskannya.

Kepercayaan diri pasukan Harimau Malaya meningkat setelah lahirnya gol pertama. Pola permainan nampak lebih testruktur, dan para pemain tampil makin tenang.

Vietnam mendapat peluang menyamakan kedudukan ketika Le Van Do dilanggar Ubaidullah Shamsul pada menit 72. Wasit Kyo Hyung Jin semula menunjuk titik putih.

Tetapi setelah mendapat ulasan lebih dalam dari VAR, hadiah penalti untuk Vietnam tidak diberikan.

Vietnam, yang gencar mengincar gol penyama kedudukan, harus susah payah membongkar rapatnya lini bertahan Malaysia hingga menit ke-88. Ubaidullah, Pavithran Gunalan, hingga Syihan kompak berjibaku membuat pemain Vietnam frustasi.

Serangan Vietnam terus meluncur ke area gawang Malaysia, namun tidak ada gol yang tercipta. Lini pertahanan Malaysia begitu rapat, sementara kiper Syihan Hazmi juga menampilkan performa yang gemilang. web