BANJARMASIN – Anggota DPD RI perwakilan Kalsel, Habib Hamid Abdullah SH MH menyampaikan kepada masyarakat bahwa peringatan tahun ini terasa sangat berbeda, karena sedang dilanda musibah dan bencana yang luar biasa.

Perubahan iklim menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang, sehingga kekeringan terjadi di berbagai daerah hingga memicu kebakaran hutan dan lahan yang cukup luas.

Hal tersebut disampaikannya di Banjarmasin, Sabtu (3/10), pada Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, komunitas olahraga, komunitas masyarakat, dan berbagai kelompok lainnya.

Habib Hamid mengatakan kondisi ini tidak hanya terjadi di Kalimantan Selatan, tetapi juga di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, serta Kalimantan Timur. Bahkan di beberapa daerah, dampaknya sudah sangat terasa bagi masyarakat.

“Karena itu, kita berharap kondisi iklim segera membaik dan hujan bisa turun lebih cepat. Informasi yang kita terima, hujan diperkirakan baru turun sekitar November,” ujar Habib Hamid.

Dia pun berharap, hujan datang lebih cepat sehingga secara perlahan persoalan asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat diatasi. Ke depan, ia juga berharap dapat memperluas kerja sama dengan komunitas-komunitas di Kabupaten Banjar, Barito Kuala, dan daerah lainnya.

Yang tidak kalah penting, ia ingin pemerintah memahami kondisi masyarakat saat ini. Dalam situasi yang serba sulit akibat bencana dan tekanan ekonomi, jangan sampai masyarakat kembali dibebani dengan aturan-aturan atau pungutan yang semakin memberatkan.

“Apalagi kita mengetahui bahwa anggaran dan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah saat ini mengalami berbagai penyesuaian dan pengurangan,” jelasnya. Karena itu, ia terus memperjuangkan agar kepentingan daerah dan masyarakat tetap diperhatikan oleh pemerintah pusat.

Harapan ke depan adalah pemerintah benar-benar hadir dan membuat kebijakan yang adil, sehingga masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak semakin terbebani. “Kita ingin masyarakat bisa hidup lebih tenang, aman, dan sejahtera,” cetusnya.

“Mudah-mudahan musibah ini segera berlalu. Dengan datangnya hujan, kita berharap kebakaran dan asap dapat berangsur-angsur berkurang, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya. rds