Komisi II DPR Wanti-wanti, Jangan Sampai Kena Santet

RDP – Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher (kanan) bersama anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan (kedua kanan) dan Fikri Yasin (kedua kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9). Rapat tersebut membahas kinerja Ombudsman dalam mengawasi pelayanan publik di kementerian dan lembaga serta temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong.

JAKARTA – Ombudsman RI menemukan kartu rumah sakit atas nama Hansen Setiawan saat melakukan sidak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, beberapa waktu lalu.

Anggota Ombudsman, Syafrida Rachmawati Rasahan menyatakan Hansen adalah Direktur Utama PT Sentra Usahatama yang terjerat kasus importasi gula.

“Kami menemukan juga adanya kartu Rumah Sakit Pondok Indah atas nama Hansen Setiawan, yang kemudian kami cek itu adalah Direktur Utama PT Sentra Usahatam terpidana dalam kasus importasi gula di salah satu bangunan di area Lapas kelas 2A Cibinong,” kata Syafrida dalam rapat dengan Komisi II DPR RI, Selasa (29/9), seperti dikutip CNNIndonesia. com.

Ombudsman, kata dia, juga menemukan masih ada pungli terhadap warga binaan sebesar Rp150.000 per minggu di salah satu blok yang berada di area Lapas Cibinong.

“Itu kami peroleh dari keluarga warga binaan yang habis melakukan kunjungan, jadi ketemu di halaman itu kami langsung lakukan wawancara,” katanya.

Hasil sidak Ombudsman pada 23 September mengungkap temuan sejumlah bangunan berfasilitas lengkap yang ditemukan timnya di area Lapas Cibinong.

Bangunan tersebut dilengkapi ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, dapur, televisi, kulkas, serta berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.

Tim Ombudsman sempat meminta keterangan salah seorang penghuni fasilitas tersebut. Orang itu berstatus warga binaan alias narapidana dan mengaku membayar untuk bisa menempatinya.

Pihak lapas mengatakan bangunan berfasilitas lengkap di lapas itu merupakan rumah dinas jabatan.

Hingga saat ini, Kementerian Imipas telah menonaktifkan total lima pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong selama proses investigasi internal kasus tersebut.

Lima pejabat yang dinonaktifkan itu merupakan Kalapas Wisnu Hani Putranto, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) I Gusti Bagus Widya Putra, Kasi Kamtib Adi Nugroho.

Kemudian Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Yhosep Jhon Ferry dan Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) Deni Sugiarto.

Sementara, Anggota Komisi II DPR, Zulkifli Anwar mewanti-wanti komisioner Ombudsman kena santet usai inspeksi mendadak (sidak) mereka yang viral ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada 23 September lalu.

Zulkifli mengingatkan agar para komisioner bisa menjaga diri. Sebab, meski banyak dukungan, namun juga tak sedikit yang tak senang dengan kerja-kerja Ombudsman.

“Karena apa yang dilakukan kemarin, banyak yang mendukung tapi banyak pula yang tidak menerima atau tidak puas,” ujar Zulkifli dalam rapat dengan Ombudsman, Selasa (29/9), yang dikutip CNNIndonesia.com.

“Jadi secara pribadi, tidak banyak lebar saya sampaikan, jaga diri kalian masing-masing. Jangan sampai kalian kena santet,” imbuhnya.

Politikus Partai Demokrat itu mengaku hanya mengingatkan. Sebab, berbagai bentuk ancaman atas kinerja Ombudsman bisa saja terjadi.

“Saya hanya mengingatkan. Kalau tidak percaya, kita buktikan. Setuju tidak? Jawab, setuju tidak?” Kata Zulkifli. web