BANJARMASIN – Trans­for­masi Taman Satwa Satwa Jahri S­a­leh benar-benar total. Se­be­lum­nya, Walikota Banjarmasin HM Yamin miris melihat taman sat­wa yang kumuh dan tak te­ra­wat. Taman yang penuh rumput li­ar serta satu persatu pe­ng­hu­ni­nya berkurang bahkan pe­ng­un­jung taman jahri saleh sangat sepi.

Namun gebrakan Yamin sa­ng­at berani merubah konsep. Da­ri kebun binatang mini kini men­jadi taman satwa dan edukasi Jahri Saleh. Berbagai fasilitas di­per­baiki, seperti jalan yang licin. Wa­jah Taman Jahri Saleh juga l­e­bih segar, berbagai wahana di­bangunkan untuk me­n­ye­ma­ra­kan taman Jahri Saleh. “ Saat ini kami masuh terus me­re­no­va­si beberapa wahana, mem­per­baiki kandang sebab ada be­be­rapa binatang sebagaj peng­hu­ni baru,” ujar Kepala Dinas Ke­tahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan ( DKP3) Kota Ban­jarmasin, Yuliansyah.

Meskipun belum se­lu­ruh­nya renovasi Taman Jahri Saleh ram­pung, minat dan antuas war­ga dari berbagai penjuru terus ber­datangan. Taman Jahri Saleh men­jadi tempat paling ramai di­kun­jungi masyarakat terutama saat wee­kand.

“Tingkat kunjungan mas­ya­ra­kat naik berlipat-lipat, dulunya su­lit mencapai target sekarang pe­ma­suan PAD lebih 100 persen,” ka­tanya.

Selain edukasi berbagai satwa, Ta­man Jahri Saleh menjadi salah sa­tu wisata murah bagi keluarga.

Tak heran ramai dikunjungi, ka­rena di taman jahri saleh sudah sa­ngat lengkap. Tidak hanya ko­lam renang anak, wahana mandi bo­la, wahana bermain. Ada lagi pe­nghuni baru kuda dan rusa jinak ya­ng jadi magnet Taman Jahri Saleh.

Pemko Banjarmasin juga me­lengkapi taman 1,6 hektare ini de­ngan tiga amunisi baru untuk meng­hidupkan ekonomi warga. Yakni space UMKM permanen di dalam kawasan sehingga pe­ng­unjung bisa betah dan santai hi­ngga berjam-jam.

Ada panggung hiburan, se­tiap sabtu dan minggu selalu ada event keluarga seperti lomba krea­si untuk anak-anak hingga li­ve musik.

Selain itu, masih ada fasilitas ta­man bermain dari ayunan, pe­ro­sotan. Spot foto instagramable de­ngan background taman can­tik, kursi taman unik berbentuk bi­natang.

Dengan tiket masuk tetap mu­rah Rp 3.000 anak dan Rp 5.000 dewasa, plus tarif kolam re­nang Rp 10 ribu, konsep ini di­nilai paling masuk akal. Jalan se­tapak yang dulu licin dan drai­na­se yang tergenang sudah di­per­baiki total, wahana berkarat di­ganti.

“Kalau fasilitasnya lengkap, ada binatangnya, ada wahana air, ada hiburannya, dan ada UMKM sa­ya yakin tempat ini akan jauh le­bih ramai, terutama di akhir pe­kan,” kata Walikota lagi.

Jahri Saleh kini bukan lagi kebun binatang mati, tapi Taman du­kasi Keluarga yang benar-be­nar menghidupkan Banjarmasin. via