BANJARMASIN – Sebanyak 41 warga di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, mendapatkan layanan operasi katarak secara gratis melalui program “Satu Cahaya, Berjuta Cerita” pada 2026.
Kegiatan kolaborasi Dinas Kesehatan Batola bersama PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) tersebut berlangsung di Klinik Utama Setara, Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Batola, pada 18–19 September 2026.
Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi yang membuka langsung kegiatan tersebut, Jumat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tidak terhingga karena program ini menyentuh warga yang sangat membutuhkan.
Menurut dia, masyarakat sangat membutuhkan layanan kesehatan, utamanya terkait kesehatan mata karena mata merupakan indra vital dalam kehidupan.
Karenanya, lanjut dia, bantuan kesehatan dari berbagai perusahaan dan YABN tersebut sangat berarti dan luar biasa bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ketika masyarakat matanya mulai merasa kabur hingga tidak kelihatan itu, bukan hanya fisiknya, tapi batinnya juga kena itu lantaran tidak bisa beraktivitas bahkan ada tadi yang bilang tidak bisa melihat senyum keluarga,” ucap Bahrul Ilmi.
Dia pun mengharapkan agar kegiatan ini terus berlanjut. Tidak hanya dari PT Adaro dan perusahaan lainnya, dia juga berharap kegiatan tersebut dapat dicontoh perusahaan lain untuk menyalurkan CSR seperti ini.
“Kita doakan moga seluruh warga yang mendapatkan program ini sembuh dari penyakitnya, kita doakan juga perusahaan-perusahaan yang terlibat dapat rezeki yang lebih banyak lagi,” ujarnya.
Section Head CSR PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi menyampaikan, program operasi katarak yang dilaksanakan pihaknya di Kabupaten Barito Kuala tersebut diikuti 41 orang.
Menurut dia, program ini sudah berjalan beberapa tahun sebagai bentuk sumbangsih untuk kesehatan masyarakat, khususnya di area operasional perusahaan, yakni Kabupaten Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala, Barito Selatan, dan Barito Timur.
Diungkapkan dia, sejak 2003 hingga 2026, program tersebut telah membantu pelaksanaan operasi katarak terhadap lebih dari 7.000 mata, dengan rata-rata sekitar 320 mata setiap tahun.
Sebagaimana slogan dalam kegiatan ini, “Satu Cahaya, Berjuta Cerita”, ketika seseorang kembali dapat melihat dengan jelas, bukan hanya indra penglihatannya yang pulih.
Lebih dari itu, ada aktivitas yang bisa dijalankan kembali, ada senyum keluarga yang dapat ditatap kembali, ada kemandirian yang tumbuh kembali, dan tentunya ada berjuta cerita kehidupan yang dapat dilanjutkan dengan penuh optimisme. ant
