BANJARMASIN – Tim Trauma Healing Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) diterjunkan untuk memulihkan psikologis para korban Kapal Virgo Transport 8 setelah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, provinsi setempat.
“Personel Psikolog Kepolisian Biro SDM saat ini berada di pelabuhan melakukan pendampingan,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di Banjarmasin, Senin (14/9).
Menurut Khamid, pemulihan trauma sangat penting bagi para korban selamat setelah mengalami musibah yang hampir merenggut nyawa.
Oleh karena itu, personel Psikolog Kepolisian berupaya menenangkan sistem saraf dan emosi untuk mengurangi rasa trauma akibat kejadian pilu tersebut.
Dia menambahkan para korban membutuhkan seseorang yang mau duduk bersama dan mendengarkan cerita untuk bisa menemukan kembali rasa tenangnya.
Di momen inilah, Tim Trauma Healing Polda Kalsel memberikan pendampingan psikologis selama korban berada di tempat penampungan sementara di pelabuhan.
Kemudian, bagi yang dirawat di rumah sakit, petugas juga menyambangi dengan tetap memperhatikan proses pemulihan cedera fisiknya terlebih dahulu.
“Termasuk para keluarga dari korban yang belum ditemukan juga menjadi perhatian personel psikolog, mereka perlu dikuatkan agar tetap tabah sembari menunggu kabar,” tambah Khamid.
Sebelumnya, Polda Kalimantan Selatan juga membuka layanan post mortem dan ante mortem untuk proses identifikasi korban tewas Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
“Mulai malam ini juga kami buka layanan bagi keluarga untuk pengumpulan data,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Banjarmasin AKBP dr. M Ihsan Wahyudi di Banjarmasin, Minggu (13/9) malam.
Layanan ini berada di samping kiri gedung terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Bagi keluarga bisa membawa data diri korban yang kini belum ditemukan.
Ihsan menyebut beberapa data yang bisa sangat berguna membantu proses identifikasi korban antara lain, ijazah atau KTP untuk pemeriksaan sidik jari serta foto korban yang tersenyum menunjukkan struktur gigi depan.
“Nantinya semua data dari pihak keluarga ini kami cocokkan dengan jasad korban jika nanti ditemukan,” jelasnya.
Ihsan memastikan proses identifikasi korban dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan dari Rumkit Bhayangkara dan Bid Dokkes Polda Kalsel serta dibantu TNI dan juga dari tim kesehatan Brimob.
Berdasarkan data Basarnas hingga Senin (14/9) sore, 114 korban Kapal Virgo telah dievakuasi terdiri atas 108 selamat dan enam meninggal dunia.
Dari 114 korban yang ditemukan, 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 orang selamat dan satu orang meninggal dunia
Sementara 129 korban lainnya dalam musibah KM Virgo Transport 8 berpenumpang 243 orang yang tenggelam di Laut Jawa pada Minggu dinihari tersebut, hingga kini masih dalam proses pencarian. ant
