JAKARTA – Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Selasa bergerak beragam. Pergerakan kenaikan harga masih mendominasi sejumlah komoditas pangan Cabai menjadi kelompok dengan kenaikan paling tinggi, terutama cabai rawit merah yang mencapai Rp91.300 per kilogram.
Di sisi lain, bawang merah, bawang putih, gula pasir premium, dan minyak goreng kemasan bermerek I mencatatkan penurunan harga.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (IHPS) Bank Indonesia per 8 September 2026, harga bawang merah ukuran sedang turun 0,91% menjadi Rp38.100 per kilogram. Harga bawang putih ukuran sedang juga turun 0,13% menjadi Rp39.500 per kilogram. Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I naik 0,34% menjadi Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 0,34% menjadi Rp14.700 per kilogram.
Harga beras kualitas medium I tetap di Rp16.550 per kilogram. Adapun beras kualitas medium II naik 0,61% menjadi Rp16.400 per kilogram. Selanjutnya, harga beras kualitas super I naik 0,28% menjadi Rp17.850 per kilogram.
Sementara itu, harga beras kualitas super II tetap di Rp17.300 per kilogram. Kenaikan lebih tinggi terjadi pada kelompok cabai. Harga cabai merah besar naik 3,45% menjadi Rp53.900 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting melonjak 6,37% menjadi Rp60.150 per kilogram.
Harga cabai rawit hijau meningkat 4,47% menjadi Rp64.250 per kilogram. Adapun cabai rawit merah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 11,21% menjadi Rp91.300 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga daging yam ras segar naik 0,35% menjadi Rp42.700 per kilogram. Harga daging sapi kualitas I meningkat 0,1% menjadi Rp152.150 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II naik 0,21% menjadi Rp143.000 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga naik 0,85% menjadi Rp29.800 per kilogram. Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium turun 0,25% men_jadi Rp20.300 per kilogram.
Sebaliknya, gula pasir lokal naik 0,26% menjadi Rp19.100 per kilogram. Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 0,24% menjadi Rp20.500 per kilogram.
Harga minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,21% menjadi Rp24.300 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,21% menjadi Rp23.500 per kilogram. bisn/mb06
