BATOLA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong Samsat Pembantu Handil Bakti UPPD Marabahan agar lebih aktif melakukan pelayanan jemput bola hingga ke pelosok daerah, sekaligus berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dapat melakukan penataan dan perbaikan sarana prasarana (sarpras) demi meningkatkan kenyamanan para wajib pajak,Jumat (28/08).
Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja dan monitoring yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi. Dalam peninjauannya, pria yang akrab disapa Paman Yani ini menilai kondisi fasilitas pendukung di Samsat Pembantu Handil Bakti masih perlu ditingkatkan agar lebih representatif. Menurutnya, masyarakat yang datang membayar pajak sudah sepatutnya mendapatkan kenyamanan ruang tunggu yang memadai serta terhindar dari cuaca panas saat mengantre.
Paman Yani menekankan bahwa masyarakat yang hendak menunaikan kewajiban membayar pajak patut mendapatkan pelayanan yang optimal. Oleh karena itu, ia mengusulkan perhatian dari Pemprov Kalsel maupun pemerintah daerah setempat untuk melakukan pengembangan gedung serta pemenuhan sarana operasional. Termasuk di antaranya penyediaan armada pendukung jemput bola, seperti mobil operasional khusus maupun moda transportasi air (kelotok), mengingat karakteristik wilayah setempat yang juga memiliki kawasan perairan.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H. Jahrian, turut mendorong jajaran Samsat Pembantu Handil Bakti agar lebih proaktif menjangkau masyarakat hingga ke kawasan pelosok. Langkah jemput bola ini dinilai sangat strategis untuk mengoptimalkan potensi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan di Kalimantan Selatan.rds
