RANTAU-Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menargetkan cakupan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2026 mencapai lebih dari 90 persen untuk melindungi kesehatan anak usia sekolah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tapin Puji Winarta di Rantau, Jumat, mengatakan sasaran BIAS mencakup 3.598 siswa kelas I, 3.395 siswa kelas II, dan 3.494 siswa kelas V.
Sementara itu, sasaran imunisasi HPV meliputi 1.674 siswi kelas V, serta siswi yang belum mendapatkan imunisasi HPV, yakni 150 siswi kelas VI dan 1.232 siswi kelas IX.”Target kita cakupannya lebih dari 90 persen. Karena itu, seluruh sasaran harus terdata dan siswa yang belum imunisasi akan ditindaklanjuti melalui pelayanan susulan,” ujar Puji.
Untuk mencapai target tersebut, kata dia, Dinkes Tapin menggandeng Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, sekolah, madrasah, dan puskesmas dalam pendataan, verifikasi, serta persiapan pelaksanaan imunisasi.
“Sekolah juga berperan untuk memastikan kehadiran siswa, menyiapkan guru pendamping dan tempat imunisasi, sementara petugas kesehatan melakukan skrining, imunisasi, observasi, dan pencatatan,” katanya.
Puji menyebutkan, edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting guna mencegah penolakan terhadap imunisasi dengan memberikan pemahaman mengenai manfaat vaksin, keamanan, serta kemungkinan efek samping ringan.”Edukasi dilakukan melalui rapat koordinasi, sosialisasi langsung di sekolah, dan penyebaran informasi kepada orang tua sebelum pelaksanaan BIAS,” katanya menambahkan.{[an/mb03]}
