RANTAU,- Bupati Tapin H Yamani didampingi Kabag Kesra Serta Tapin Zahidi Haitami dan Ketua Baznas Noor Ipansyah menyerahkan bantuan 1 unit mobil ambulan dan empat buah kendaraan roda tiga untuk pengelolaan sampah. Bertempat di Kediaman Pribadi Bupati Tapin di Tambarangan. Senin (24/08/26).

Adapun mobil ambulance diberikan untuk Masjid Muhajirin Salam Babaris dan sepeda motor roda 3 diberikan untuk Desa Salam Babaris, Desa Suato Lama, Desa Kambang Habang Baru dan Desa Kambang Habang Lama.

Seperti yang diutarakan Bupati Tapin H Yamani, bantuan ambulan diberikan untuk membantu Masjid Muhajirin Salam Babaris dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Dengan adanya mobil ambulance ini, diharapkan dapat mengangkut pasien atau korban yang sakit dan terluka dengan cepat serta aman, sekaligus memberikan pertolongan medis darurat selama dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membantu melayani masyarakat yang membutuhkan, baik untuk pasien dari lokasi kejadian (seperti kecelakaan atau bencana) atau dari rumah ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, untuk bantuan motor roda tiga, adalah untuk membantu penanganan sampah di beberapa desa yang membutuhkan alat angkutan sampah.

Penyerahan bantuan dalam rangka menindaklanjuti Surat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor B.499/A/PLB.2.2/02/2026 tanggal 5 Februari 2026 tentang tindak lanjut arahan bapak presiden Republik Indonesia untuk pelaksanaan Korvei (Kerja Bakti) dalam rangka gerakan nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).

Sebelumnya telah diserahkan bantuan motor roda tiga sebanyak 16 unit, untuk pengelolaan sampah di 16 desa di Kabupaten Tapin, ditambah 4 unit, sehingga bantuan yang diserahkan sebanyak 20 unit motor roda tiga. Bantuan diberikan untuk desa yang memiliki volume sampah yang tinggi.

“Untuk di titik – titik yang rawan sampah, kita juga telah menyiapkan kendaraan roda tiga agar bisa mengangkat sampah sehingga tidak menumpuk di pinggir – pinggir jalan,” papar H Yamani.{[her/mb03]}