PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melaksanakan Shalat Istisqa (minta hujan) di halaman Kantor Bupati Tala, Senin (24/8).
Shalat Istisqa diimami Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Sirajul Huda, KH Abdurrahman Husein dan diikuti jajaran pejabat dan ASN Pemkab Tala sebagai bentuk ikhtiar bersama serta penguatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Rahmat mengatakan, Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar kepada Allah SWT, karena hanya Allah yang memiliki kuasa atas bumi, langit dan turunnya hujan.
“Sebagai hamba Allah, kita hanya bisa memohon dan bermunajat. Ini salah satu ikhtiar dan usaha kita agar Allah SWT menurunkan hujan,” ujarnya.
Rahmat menuturkan, pelaksanaan Shalat Istisqa juga menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga dan melestarikan alam dan menilai pesan tersebut sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW agar manusia menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan.
“Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Kalimatnya singkat, tetapi memiliki makna yang sangat besar,” katanya.
Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Rahmat menegaskan Pemkab Tala bersama unsur TNI, Polri dan relawan terus melakukan kesiapsiagaan di sejumlah titik rawan.
Rahmat menyebut Kecamatan Bati-Bati, Tambang Ulang dan Bumi Makmur menjadi sejumlah wilayah yang mendapat perhatian dalam pemantauan dan penanganan karhutla.
“Kami bersama kawan-kawan dari Kodim, Polres dan seluruh relawan saat ini standby di titik-titik yang rawan dan terdampak api dan setiap personel sudah berada di titik dan posnya masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, menyikapi kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat, Pemkab Tala juga telah menyalurkan bantuan masker melalui kecamatan, desa dan sekolah-sekolah.
Pemerintah daerah juga turut menerbitkan surat edaran terkait penyesuaian jam masuk sekolah bagi peserta didik di wilayah yang terdampak asap.
Bupati Rahmat mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan. ris/ani
